Antariksa

NASA dan GE Aerospace Mendemonstrasikan Penerbangan Hibrida-Listrik

1 min read

NASA dan GE Aerospace Mendemonstrasikan Penerbangan Hibrida-Listrik
Photo: Kurt Cotoaga · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

NASA dan GE Aerospace telah berhasil mendemonstrasikan mesin pesawat hibrida-listrik kelas megawatt dalam penerbangan, menandai langkah signifikan menuju penerbangan yang lebih hemat bahan bakar. Mesin yang dipasang pada pesawat Saab 340B ini melakukan debut publiknya di Farnborough International Air Show di Inggris. Sistem ini telah mencetak rekor, menjadi pesawat hibrida-listrik pertama yang terbang di atas 30.000 kaki dan menyelesaikan penerbangan hibrida-listrik terpanjang selama lebih dari dua jam.

Teknologi ini mengintegrasikan motor listrik, turbin gas, dan penyimpanan energi, serta dirancang untuk menggerakkan jet kelas regional sambil mengurangi konsumsi bahan bakar dan biaya operasional. Penerbangan demonstrasi ini merupakan hasil dari lebih dari 15 tahun penelitian, termasuk pekerjaan di bawah proyek Electrified Powertrain Flight Demonstration NASA sebelumnya dan proyek Subsonic Vehicle Technologies and Tools yang sedang berlangsung. Pengujian utama dilakukan di Electric Aircraft Testbed NASA di Neil A. Armstrong Test Facility di Sandusky, Ohio, di mana sistem diuji pada ketinggian simulasi 45.000 kaki.

Laurie Grindle, direktur Divisi Aeronautika di Markas Besar NASA, mengatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan peran NASA dalam mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan berani dan bekerja sama dengan industri untuk mengubah terobosan menjadi teknologi dunia nyata. Ralph Jansen, seorang insinyur kedirgantaraan di Glenn Research Center NASA, mencatat bahwa proyek ini melibatkan ratusan orang di pusat-pusat NASA dan perusahaan mitra, termasuk GE Aerospace, BETA Technologies, dan Boeing.

Keberhasilan ini memvalidasi penelitian NASA selama bertahun-tahun yang dimulai ketika propulsi hibrida-listrik untuk pesawat besar tampak hampir mustahil. Badan tersebut menghabiskan sekitar tujuh tahun untuk penelitian pendahuluan, mengatasi hambatan seperti daya, termal, dan teknologi baterai, serta integrasi sistem. Langkah selanjutnya melibatkan penggunaan teknologi dan desain yang telah didemonstrasikan untuk mengembangkan sistem hibrida masa depan yang dapat menurunkan biaya operasional maskapai dan mengurangi penggunaan energi dalam penerbangan.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.