Gagal pasokan air membuat Gatwick tanpa toilet berfungsi
Kegagalan pasokan air utama di Bandara Gatwick telah membuat penumpang tidak dapat mengakses toilet, bar, atau restoran yang berfungsi. Gangguan yang dimulai pada Selasa pagi ini telah memaksa banyak fasilitas tutup karena kekurangan air mengalir. Para pelancong melaporkan tidak bisa mencuci tangan, mendapatkan minuman panas, atau mengisi ulang botol air, menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan masalah kebersihan.
Masalah ini mempengaruhi semua terminal di Gatwick, salah satu bandara tersibuk di Inggris. Penumpang telah menggunakan media sosial untuk mengungkapkan frustrasi, beberapa menggambarkan antrian panjang untuk toilet portabel yang tersedia dan pilihan makanan terbatas. Staf bandara telah mendistribusikan air kemasan, tetapi kurangnya air mengalir telah sangat mempengaruhi operasi normal.
Kegagalan ini penting karena Gatwick menangani puluhan ribu penumpang setiap hari, dan hilangnya fasilitas dasar seperti toilet dan air minum menciptakan risiko kesehatan dan keselamatan. Bandara telah meminta maaf dan sedang berupaya memulihkan pasokan, tetapi belum ada jadwal yang diberikan. Insiden ini menyusul pemadaman air serupa di Heathrow pada tahun 2019, menyoroti kerentanan infrastruktur bandara.
Latar belakang: Gatwick telah mengalami masalah infrastruktur sebelumnya, termasuk gangguan drone pada tahun 2018 yang menghentikan penerbangan selama berhari-hari. Kegagalan air saat ini diduga disebabkan oleh pipa pecah atau masalah pompa, meskipun penyebab pastinya belum dikonfirmasi. Para insinyur berada di lokasi, tetapi perbaikan mungkin memakan waktu beberapa jam.
Langkah selanjutnya: Gatwick menyarankan penumpang untuk memeriksa dengan maskapai penerbangan mereka untuk pembaruan penerbangan dan memberikan waktu ekstra. Bandara memprioritaskan pemulihan air ke area kritis seperti toilet dan katering. Dalam jangka panjang, insiden ini dapat mendorong tinjauan sistem air cadangan di hub transportasi utama.
Sources
- The Guardian WorldSecondary
Related
Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
eBay Bayar Hampir $50 Juta ke Pasangan yang Dikirimi Kecoak dan Topeng Babi Berdarah
14 Gajah Mati Misterius di Kenya, Tertinggi dalam Beberapa Dekade
Mantan Ilmuwan NASA Dipenjara karena Penipuan £1 Juta, Uang Dikembalikan
Paus beluga diselamatkan dari taman Kanada yang bangkrut, dipindahkan ke Chicago
Pria California Diselamatkan Hidup-hidup Setelah 30 Hari Terdampar di Laut
Panggilan paus pada frekuensi unik selama puluhan tahun, tidak ada respons dari yang lain
Gunung Olympus Masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO Setelah Penantian 12 Tahun
Trending now
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
- Laba SK Hynix Q2 Melonjak 557% ke Rekor Tertinggi
- 1.100 Staf AI Desak AS Perlambat Pertumbuhan Teknologi
- Peretasan ChatGPT Lumpuhkan Perusahaan Teknologi, Panggilan Darurat Digelar
Comments
No comments yet. Be the first.