Antariksa

Tim sains NASA akan mempelajari Matahari dan atmosfer selama gerhana matahari total 12 Agustus

1 min read

Tim sains NASA akan mempelajari Matahari dan atmosfer selama gerhana matahari total 12 Agustus
Photo: SpaceX · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

NASA akan melakukan eksperimen ilmiah selama gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026, menggunakan jet ketinggian tinggi dan balon untuk mempelajari Matahari dan atmosfer Bumi. Gerhana akan terlihat di Greenland, Islandia, dan Spanyol.

Sebuah jet NASA WB-57 akan terbang pada ketinggian 50.000 kaki membawa empat kamera yang menangkap setidaknya 20 gambar per detik dalam cahaya tampak dan inframerah. Kamera-kamera tersebut, bagian dari SCIFLI Multispectral Airborne Imager (SAMI), akan mengamati korona Matahari selama hampir tiga menit, lebih lama dari maksimum dua menit 18 detik yang terlihat dari tanah. Peneliti berharap dapat mempelajari prominensa, pemanasan korona, dan hubungan antara korona dan angin matahari.

Sementara itu, Nationwide Eclipse Ballooning Project, yang dipimpin oleh Montana State University, akan meluncurkan 80 balon dari Islandia mulai 18 jam sebelum gerhana hingga delapan jam setelahnya. Tim dari universitas AS akan mempelajari bagaimana gerhana mempengaruhi lapisan batas Bumi—bagian atmosfer yang menyentuh tanah. Penerbangan balon sebelumnya selama gerhana pada Oktober 2023 dan April 2024 menunjukkan lapisan batas runtuh di bawah langit cerah tetapi tidak di bawah langit berawan. Ilmuwan ingin melihat apakah hal yang sama terjadi di Islandia, di mana hari-hari Agustus panjang dan malam pendek, yang berpotensi mengurangi pengaruh malam hari.

Eksperimen jet didanai oleh NASA's Heliophysics Low Cost Access to Space Program dan dibangun berdasarkan pengamatan dari gerhana matahari total 8 April 2024. Berdasarkan pelajaran yang dipetik, tim akan menyesuaikan waktu pencahayaan untuk menghindari pencahayaan berlebih pada fitur terang dan menggunakan perangkat lunak baru untuk memproses data lebih cepat. Proyek balon akan menyediakan data tentang bagaimana kegelapan mendadak mengubah kondisi atmosfer, yang dapat meningkatkan pemahaman tentang keseimbangan energi Bumi.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.