Bintang Pendamping Betelgeuse Tertangkap dalam Gambar Terjelas
Astronom telah menangkap gambar paling jelas dari sebuah bintang pendamping yang mengorbit super raksasa merah Betelgeuse, memberikan bukti terkuat hingga saat ini bahwa bintang terkenal itu tidak sendirian. Gambar yang diperoleh pada 28 Juli 2026 ini mengungkap pasangan bintang yang sebelumnya sulit ditemukan, yang mungkin membantu menjelaskan perilaku misterius Betelgeuse.
Penemuan ini memengaruhi pemahaman kita tentang salah satu bintang paling terkenal di langit malam. Betelgeuse, yang terletak di rasi Orion, telah lama membuat para ilmuwan terpesona dengan episode peredupan dramatis dan pulsasi tidak teraturnya. Kehadiran bintang pendamping dapat menjelaskan beberapa anomali ini, menurut para peneliti.
Temuan ini penting karena memecahkan misteri berabad-abad tentang sifat asli Betelgeuse. Selama bertahun-tahun, para astronom telah memperdebatkan apakah variasi cahaya yang tidak biasa disebabkan oleh proses internal atau pengaruh eksternal. Gambar baru ini menawarkan bukti kuat bahwa pasangan biner memang ada, menjelaskan evolusi bintang dan nasib supernova pada akhirnya.
Gambar tersebut ditangkap menggunakan teknik pencitraan canggih yang mengatasi silau Betelgeuse sendiri. Meskipun detail numerik spesifik seperti ukuran pendamping atau jarak orbit tidak disebutkan dalam sumber, pencapaian ini menandai tonggak penting dalam astronomi observasional. Tanggal pengamatan, 28 Juli 2026, menekankan betapa barunya terobosan ini.
Studi sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan adanya pendamping, tetapi gambar sebelumnya kurang jelas untuk konfirmasi. Data baru ini dibangun di atas bukti tidak langsung selama puluhan tahun, termasuk petunjuk spektroskopi dan perubahan kecerahan halus. Namun, pengamatan terbaru ini memberikan bukti visual langsung, seperti yang dilaporkan oleh berbagai media termasuk Space, The Times, Science News, Phys.org, dan EarthSky.
Ke depannya, para astronom berencana melakukan pengamatan lebih lanjut untuk mengkarakterisasi sifat dan orbit pendamping. Studi-studi ini dapat menyempurnakan model evolusi masa depan Betelgeuse dan meningkatkan prediksi kapan ia akan meledak sebagai supernova. Penemuan ini juga membuka pintu untuk menyelidiki bagaimana sistem biner semacam itu memengaruhi siklus hidup bintang masif.
Sources
- Google News ScienceSecondary
Related
Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
Satelit Penyelamat Swift NASA Kehilangan 2 dari 3 Roda Reaksi
Roket Falcon 9 Tabrak Bulan dengan Energi 11,8 Gigajoule
Robot NASA kehilangan kendali setelah kegagalan komponen
Teleskop Radio Deteksi Sampah Antariksa di Siang Hari untuk Pertama Kalinya
JWST Tak Temukan Bola Dyson di Sekitar Dua Bintang Kandidat
Astronom Temukan Lubang Hitam Pengembara Langka yang Mencabik Bintang
Roket SpaceX Akan Tabrak Bulan dengan Kecepatan 5.400 MPH
Trending now
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
- Laba SK Hynix Q2 Melonjak 557% ke Rekor Tertinggi
- 1.100 Staf AI Desak AS Perlambat Pertumbuhan Teknologi
- Peretasan ChatGPT Lumpuhkan Perusahaan Teknologi, Panggilan Darurat Digelar
Comments
No comments yet. Be the first.