Samsung Rilis zHBM, Tumpukan Memori 10x Lebih Padat dari HBM5
Samsung mengumumkan teknologi memori 3D generasi terbarunya di ajang Future of Memory and Storage di Santa Clara pada 5 Agustus 2026. Perusahaan memamerkan model konsep untuk zHBM, V10 BV-NAND, zNAND-O, dan LPDDR5X-PIM, yang menargetkan peningkatan performa dan kepadatan untuk komputasi AI dan edge.
Arsitektur zHBM yang baru menumpuk memori HBM secara vertikal di atas akselerator AI, meningkatkan performa hingga delapan kali lipat dan kepadatan memori lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan HBM5 saat ini, sekaligus meningkatkan efisiensi energi tiga kali lipat. V10 BV-NAND menumpuk lebih dari 400 lapisan, mencapai kepadatan sekitar 58 persen lebih tinggi dari generasi V9 sebelumnya, dengan peningkatan performa baca, tulis, dan I/O.
Kemajuan ini penting karena Samsung dan SK Hynix mendominasi produksi memori, dan permintaan dari pusat data AI membebani pasokan. Kelangkaan yang dihasilkan mendorong kenaikan harga untuk elektronik konsumen, termasuk konsol game, ponsel pintar, dan laptop, menurut pengamatan industri.
Samsung juga memperkenalkan zNAND-O, solusi V-NAND untuk AI edge yang menggabungkan efisiensi ruang tinggi, peningkatan performa I/O, dan latensi rendah. Selain itu, perusahaan memamerkan LPDDR5X-PIM, memori LPDDR pertama di industri dengan teknologi processing-in-memory, yang melakukan pemrosesan data di dalam memori itu sendiri untuk meningkatkan efisiensi.
Pengumuman ini melanjutkan lini V-NAND dan HBM Samsung yang sudah mapan. Generasi V9 perusahaan mendahului V10 BV-NAND yang baru, dan teknologi HBM5 menjadi dasar untuk konsep zHBM. Arsitektur bonding V-NAND dan wafer bonding generasi berikutnya menjadi kunci untuk peningkatan jumlah lapisan dan kepadatan.
Fokus Samsung pada memori yang berpusat pada AI menunjukkan bahwa sebagian besar kapasitas baru akan melayani pusat data, bukan perangkat konsumen. Model konsep perusahaan menunjukkan jalur pengembangan yang dapat lebih memusatkan pasokan memori canggih di sektor AI, berpotensi memperpanjang tekanan harga untuk elektronik lainnya.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Google Hapus Asisten dari Ponsel Android Mulai 4 September
SpaceX siap bangun jaringan seluler darat saingi operator AS
Amazon Kalah di Banding, Bot Belanja AI Perplexity Boleh Lanjut
Pendapatan AI SpaceX Melonjak Tiga Kali Lipat jadi $2,6 Miliar
Waymo buka layanan robotaxi Dallas untuk semua, hapus daftar tunggu
HDR10 Plus Advanced Samsung Hadir di Prime Video Bulan Ini
TNI AD AS Resmi Gunakan Senjata Laser dalam Kesepakatan Bersejarah
Apple Tuduh Lebih Banyak Mantan Karyawan Bawa Rahasia Dagang ke OpenAI
Trending now
- Disney Cetak Laba di Atas Ekspektasi, Taman dan Streaming Dorong Hasil
- Tahap Falcon 9 SpaceX Akan Menabrak Bulan dengan Kecepatan 5.400 mph
- Protein EPS8 Picu Gumpalan Protein Huntington dan ALS
- Horizon3 Raup $250M, Valuasi Naik 3x ke $2 Miliar
- FAA Sertifikasi Boeing 737 Max 7 Setelah Penundaan Bertahun-tahun
- AI Auterion untuk Drone Shrike Ukraina Senilai $400
- Amazon kembangkan serial animasi Warhammer 40.000 bersama Henry Cavill
- Saham Snap Melonjak 12% Setelah Laba dan Proyeksi Penjualan Kuat
Comments
No comments yet. Be the first.