Teknologi

Amazon Kalah di Banding, Bot Belanja AI Perplexity Boleh Lanjut

1 min read

Amazon Kalah di Banding, Bot Belanja AI Perplexity Boleh Lanjut
Photo: Sahand Babali · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan pada 4 Agustus 2026 mencabut perintah pengadilan yang memblokir alat belanja AI milik Perplexity untuk mengakses situs web Amazon. Browser Comet dari Perplexity kini dapat kembali menggunakan fitur belanja agen yang telah dilarang sejak Maret 2026, ketika Amazon memperoleh perintah pengadilan sementara setelah mengajukan gugatan.

Pengadilan banding menilai bahwa klaim Amazon berdasarkan Computer Fraud and Abuse Act (CFAA) kemungkinan besar tidak akan berhasil karena Comet bertindak atas arahan pengguna individu—artinya pengguna, bukan Perplexity, yang mengakses server Amazon. Pengadilan juga mencatat bahwa perintah pengadilan terhadap perilaku yang mungkin tidak melanggar CFAA atau California's Computer Data Access and Fraud Act tidak akan melayani kepentingan publik.

Amazon telah mengirim surat penghentian dan penghentian (cease-and-desist) kepada Perplexity pada November 2025, menuduh bahwa Perplexity melanggar perjanjian 2024 untuk menghentikan sementara belanja agen dengan menyamarkan bot Comet sebagai browser Chrome biasa. Perusahaan kemudian menggugat pada Maret 2026 dan segera mendapatkan perintah pengadilan sementara.

Dalam pernyataan kepada Engadget pada 4 Agustus 2026, Amazon mengatakan, "Kami dengan hormat tidak setuju dengan keputusan hari ini mengenai perintah pengadilan sementara. Kami tetap yakin dengan kasus kami dan sedang mengevaluasi langkah selanjutnya."

Putusan pengadilan banding tidak mengakhiri litigasi, yang berlanjut di pengadilan federal di San Francisco. Amazon dapat meminta peninjauan kembali atau mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.