Antariksa

China Rencanakan Uji Pertahanan Asteroid dengan Proyektil Mach 26

1 min read

0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

China bersiap menguji kemampuan pertahanan planetnya dengan menembakkan proyektil ke asteroid dengan kecepatan 26 kali kecepatan suara, menurut laporan South China Morning Post. Misi yang melibatkan pesawat ruang angkasa penabrak kinetik ini dirancang untuk mengubah lintasan asteroid dekat Bumi sebagai latihan untuk membelokkan objek masa depan yang mungkin mengancam planet.

Uji coba akan menargetkan asteroid kecil, meskipun batuan spesifik belum disebutkan secara publik. Penabrak akan menabrak pada Mach 26, atau sekitar 32.000 kilometer per jam, untuk melihat apakah tabrakan dapat mengubah orbit asteroid. Misi ini adalah bagian dari strategi pertahanan planet China yang lebih luas, termasuk membangun jaringan teleskop dan satelit untuk mendeteksi dan melacak objek berbahaya.

Ini penting karena dampak asteroid dapat menyebabkan kerusakan bencana pada skala regional atau global. Sumber mencatat bahwa asteroid berukuran besar dapat “menghancurkan sebuah negara kecil,” menjadikan pertahanan planet prioritas kritis bagi negara-negara antariksa. Uji coba China mengikuti misi serupa oleh NASA, yang berhasil menabrakkan pesawat ruang angkasa ke asteroid Dimorphos pada tahun 2022, mengubah orbitnya.

China juga membangun jaringan pemantau asteroid yang akan menggunakan teleskop berbasis darat dan aset berbasis ruang angkasa untuk mencari batuan tersembunyi yang dapat menjadi ancaman. Sistem ini bertujuan mendeteksi objek yang saat ini tidak diketahui dan melacak orbitnya dengan presisi tinggi. Langkah selanjutnya untuk program pertahanan planet China termasuk menyelesaikan jaringan pemantau dan melakukan uji dampak kinetik, dengan tujuan menunjukkan metode yang andal untuk melindungi Bumi dari serangan asteroid di masa depan.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.