China Rencanakan Uji Pertahanan Asteroid dengan Proyektil Mach 26
China bersiap menguji kemampuan pertahanan planetnya dengan menembakkan proyektil ke asteroid dengan kecepatan 26 kali kecepatan suara, menurut laporan South China Morning Post. Misi yang melibatkan pesawat ruang angkasa penabrak kinetik ini dirancang untuk mengubah lintasan asteroid dekat Bumi sebagai latihan untuk membelokkan objek masa depan yang mungkin mengancam planet.
Uji coba akan menargetkan asteroid kecil, meskipun batuan spesifik belum disebutkan secara publik. Penabrak akan menabrak pada Mach 26, atau sekitar 32.000 kilometer per jam, untuk melihat apakah tabrakan dapat mengubah orbit asteroid. Misi ini adalah bagian dari strategi pertahanan planet China yang lebih luas, termasuk membangun jaringan teleskop dan satelit untuk mendeteksi dan melacak objek berbahaya.
Ini penting karena dampak asteroid dapat menyebabkan kerusakan bencana pada skala regional atau global. Sumber mencatat bahwa asteroid berukuran besar dapat “menghancurkan sebuah negara kecil,” menjadikan pertahanan planet prioritas kritis bagi negara-negara antariksa. Uji coba China mengikuti misi serupa oleh NASA, yang berhasil menabrakkan pesawat ruang angkasa ke asteroid Dimorphos pada tahun 2022, mengubah orbitnya.
China juga membangun jaringan pemantau asteroid yang akan menggunakan teleskop berbasis darat dan aset berbasis ruang angkasa untuk mencari batuan tersembunyi yang dapat menjadi ancaman. Sistem ini bertujuan mendeteksi objek yang saat ini tidak diketahui dan melacak orbitnya dengan presisi tinggi. Langkah selanjutnya untuk program pertahanan planet China termasuk menyelesaikan jaringan pemantau dan melakukan uji dampak kinetik, dengan tujuan menunjukkan metode yang andal untuk melindungi Bumi dari serangan asteroid di masa depan.
Sources
- Google News ScienceSecondary
Related
Teleskop Radio Deteksi Sampah Antariksa di Siang Hari untuk Pertama Kalinya
Bintang Pendamping Betelgeuse Tertangkap dalam Gambar Terjelas
JWST Tak Temukan Bola Dyson di Sekitar Dua Bintang Kandidat
Astronom Temukan Lubang Hitam Pengembara Langka yang Mencabik Bintang
Roket SpaceX Akan Tabrak Bulan dengan Kecepatan 5.400 MPH
Tantangan penggunaan ulang cepat Starship masih ada meskipun ada keberhasilan baru-baru ini
Amazon memperluas rencana satelit untuk konektivitas ponsel
Tim sains NASA akan mempelajari Matahari dan atmosfer selama gerhana matahari total 12 Agustus
Trending now
- Apple akan Luncurkan Tiga Produk Smart Home dengan Siri AI
- WhatsApp Tambahkan Panggilan Terenkripsi di Versi Web
- Sekolah Pasang Drone Semprot Cabai untuk Cegah Penembakan
- Dow Naik 670 Poin Berkat Laba Coca-Cola dan Sherwin-Williams
- Samsung Luncurkan Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 di Unpacked
- Nasdaq 100 Masuk Koreksi, Saham Chip Anjlok
- Sutradara Chuck Russell, Sutradara The Mask, Meninggal di Usia 74
- Samsung Luncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, Flip8 di Unpacked
Comments
No comments yet. Be the first.