Antariksa

SpaceX Starship menyelesaikan uji terbang dan pendaratan di laut yang sukses

1 min read

SpaceX Starship menyelesaikan uji terbang dan pendaratan di laut yang sukses
Photo: Kurt Cotoaga · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

SpaceX berhasil menyelesaikan uji terbang roket raksasa Starship pada hari Kamis, mencapai pendaratan lunak di Samudra Hindia sekitar satu jam setelah peluncuran. Tonggak sejarah ini menandai langkah signifikan dalam pengembangan roket terkuat di dunia, yang dirancang untuk misi ke Bulan dan Mars.

Uji terbang tanpa awak ini melihat pesawat ruang angkasa Starship terpisah dari pendorong Super Heavy, yang juga melakukan pendaratan terkendali di Teluk Meksiko. Seluruh penerbangan berlangsung sekitar 90 menit, dengan Starship mencapai kecepatan orbit sebelum masuk kembali ke atmosfer dan melakukan penurunan terkendali ke Samudra Hindia. Tidak ada kru atau kargo yang dibawa dalam uji ini.

Keberhasilan ini penting karena uji Starship sebelumnya berakhir dengan ledakan atau kehilangan kendaraan. Kemampuan untuk meluncurkan dan mendaratkan kedua tahap dengan aman sangat penting bagi rencana SpaceX untuk menggunakan Starship dalam program Artemis NASA, yang bertujuan mengembalikan astronot ke Bulan pada akhir dekade ini. Roket ini juga menjadi pusat tujuan jangka panjang SpaceX untuk mendirikan pemukiman manusia di Mars.

Penerbangan hari Kamis adalah uji keempat dari tumpukan Starship penuh. Upaya pertama pada April 2023 berakhir dengan ledakan berapi-api beberapa menit setelah lepas landas. Uji kedua pada November 2023 berhasil memisahkan tahap tetapi kedua tahap hilang. Uji ketiga pada Maret 2024 mencapai luar angkasa tetapi hancur saat masuk kembali. Penerbangan keempat ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja dan kendali kendaraan.

SpaceX sekarang akan menganalisis data dari penerbangan untuk mempersiapkan misi masa depan. Perusahaan telah menyatakan bahwa langkah selanjutnya termasuk menyempurnakan sistem pendaratan dan akhirnya melakukan uji pengisian bahan bakar orbital, yang diperlukan untuk perjalanan ruang angkasa jangka panjang. NASA mengawasi perkembangan ini dengan cermat karena Starship dijadwalkan menjadi sistem pendaratan manusia untuk misi Artemis III, yang saat ini ditargetkan paling cepat tahun 2025.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.