Pasar

Saham Asia jatuh saat aksi jual saham AI, Brent mendekati $100

1 min read

Saham Asia jatuh saat aksi jual saham AI, Brent mendekati $100
Photo: Austin Hervias · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Pasar saham Asia jatuh pada hari Senin, dengan saham teknologi dan terkait AI memimpin penurunan, saat harga minyak mentah Brent melayang mendekati $100 per barel. Aksi jual ini mencerminkan meningkatnya kecemasan investor atas dampak ekonomi dari biaya energi tinggi yang berkelanjutan, diperparah oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Penurunan ini mempengaruhi indeks utama di seluruh kawasan, menghantam saham perusahaan yang terkait dengan kecerdasan buatan dan sektor teknologi lainnya dengan keras. Investor khawatir bahwa minyak mahal yang berkepanjangan dapat memicu inflasi, berpotensi menunda pemotongan suku bunga oleh bank sentral dan menekan laba perusahaan.

Brent, patokan internasional, diperdagangkan mendekati $100 per barel, level yang tidak terlihat dalam beberapa bulan. Lonjakan ini mengikuti fase baru konflik berbahaya yang menurut analis mematahkan semua kendala pasar minyak, menurut laporan CNN. The New York Times mencatat bahwa harga minyak tetap tinggi saat konflik dengan Iran berlanjut, menambah kekhawatiran pasokan.

Meskipun kegelisahan pasar saham baru-baru ini, beberapa analis menyarankan bahwa minyak $100 saja belum tentu menjadi ancaman besar bagi ekuitas, seperti yang dilaporkan Barron's. Namun, mereka memperingatkan ada titik panik jika harga naik lebih tinggi. CNBC mengutip seorang pengamat pasar mengatakan "terlalu sulit untuk mengabaikan minyak $100," menunjukkan bahwa pasar saham tidak bisa lagi mengabaikan dampak perang pada biaya energi.

Ke depan, investor akan mengamati perkembangan lebih lanjut di Timur Tengah dan tanggapan kebijakan dari bank sentral. Keberlanjutan harga minyak di atas $100 akan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah aksi jual saat ini semakin dalam atau stabil.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.