Antariksa

SpaceX luncurkan satelit servis robotik canggih untuk misi selama satu dekade

2 min read

SpaceX luncurkan satelit servis robotik canggih untuk misi selama satu dekade
Photo: NASA · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

SpaceX meluncurkan satelit servis robotik yang inovatif pada 11 April 2025 dari Cape Canaveral, Florida, dengan roket Falcon 9. Satelit yang dikenal sebagai Mission Extension Vehicle-2 (MEV-2) ini dirancang untuk merapat dan memperpanjang umur operasional satelit komunikasi geosinkron yang kehabisan bahan bakar. Misi yang dioperasikan oleh Northrop Grumman ini menandai langkah signifikan dalam teknologi servis di orbit, karena merupakan satelit servis robotik tercanggih yang diketahui publik.

Penerima manfaat utama dari misi ini adalah Intelsat, yang satelit Intelsat 901-nya—diluncurkan pada tahun 2001 dan kehabisan propelan—akan menjadi yang pertama menerima perpanjangan umur. MEV-2 akan merapat dengan Intelsat 901 di orbit geostasioner, mengambil alih kontrol sikap dan fungsi station-keeping, memungkinkan satelit terus beroperasi selama lima tahun lagi. Ini tidak hanya berdampak pada Intelsat tetapi juga industri komunikasi satelit yang lebih luas, karena menunjukkan alternatif yang hemat biaya dibandingkan membangun dan meluncurkan satelit pengganti, berpotensi menghemat jutaan dolar per satelit.

Misi ini penting karena mengatasi tantangan kritis di luar angkasa: pasokan bahan bakar yang terbatas pada satelit geosinkron, yang sering menyebabkan pensiun dini meskipun sistem lain masih berfungsi. Dengan menyediakan pengisian bahan bakar dan servis robotik, MEV-2 dapat mengurangi puing-puing antariksa dan meringankan beban keuangan operator satelit. Satelit ini membawa serangkaian sensor dan lengan robotik untuk melakukan manuver docking yang presisi, menunjukkan teknologi yang dapat digunakan untuk pembersihan puing atau perbaikan satelit di masa depan.

Detail spesifik dari misi ini mencakup umur rencana MEV-2 selama 10 tahun, di mana ia dapat melayani beberapa satelit. Biaya peluncuran tidak diungkapkan, tetapi satelit ini merupakan bagian dari kontrak senilai $1,3 miliar antara Northrop Grumman dan U.S. Space Force. Misi ini mengikuti demonstrasi sukses versi sebelumnya, MEV-1, pada tahun 2020, yang merapat dengan satelit saudara Intelsat 901, Intelsat 10-02.

Latar belakang teknologi ini mencakup pengembangan bertahun-tahun oleh Northrop Grumman, dengan dukungan teknis dari NASA melalui Divisi Proyek Servis Satelitnya. Konsep servis di orbit telah dipelajari selama puluhan tahun, tetapi misi ini merupakan aplikasi komersial pertama. Langkah selanjutnya melibatkan MEV-2 bermanuver ke orbit Intelsat 901 selama beberapa bulan, dengan docking diperkirakan pada akhir tahun 2025. Jika berhasil, ini dapat membuka jalan bagi misi servis yang lebih ambisius, termasuk pengisian bahan bakar dan perbaikan satelit di orbit yang lebih rendah.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.