OpenAI Bantah Curi Rahasia Dagang Apple, Rilis Log Chat
OpenAI mengajukan tanggapan hukum yang pedas pada 4 Agustus 2026, membantah tuduhan pencurian rahasia dagang Apple dan menyebut gugatan itu "ceroboh, agresif, dan anehnya personal." Pembuat ChatGPT ini merilis log chat internal dan email untuk membantah klaim bahwa mereka merekrut mantan karyawan Apple untuk mendapatkan informasi rahasia.
Sengketa ini berpusat pada dua mantan karyawan Apple, Chang Liu dan Tang Yew Tan, yang kini bekerja di OpenAI. Apple menggugat OpenAI dan kedua individu tersebut pada Juli, menuduh Liu diam-diam mengakses dan mengunduh puluhan file terkait perangkat keras yang bersifat rahasia, termasuk detail produk yang belum dirilis, presentasi teknis, dan data proyek kepemilikan. Apple juga mengklaim Tan mengarahkan kandidat pekerja yang masih di Apple untuk membawa "komponen asli" ke wawancara guna meminta informasi rahasia tambahan.
Tanggapan OpenAI berargumen bahwa tuduhan Apple tidak berdasar dan berasal dari kelalaian keamanan Apple sendiri. Perusahaan itu merilis komunikasi yang menunjukkan bahwa setelah Liu keluar dari Apple, mantan rekannya menghubunginya untuk meminta bantuan menemukan informasi rahasia tertentu. OpenAI mengatakan Apple kemudian mengakui karyawannya menghubungi Liu, tetapi mencoba mengalihkan kesalahan ke "akses sisa," masalah umum yang disebabkan oleh kegagalan Apple mengelola akses sistem dengan baik saat orang keluar. Akibatnya, mantan karyawan masih bisa mengakses file Apple tanpa niat atau kesadaran.
Mengenai Tan, yang menghabiskan 24 tahun di Apple sebagai wakil presiden desain produk, pembelaan OpenAI kurang rinci tetapi menyatakan ia secara konsisten memberi tahu timnya bahwa perusahaan tidak menginginkan dan tidak boleh menggunakan informasi rahasia dari perusahaan lain. OpenAI juga membantah klaim Apple bahwa mereka mencoba menghubungi OpenAI pada Februari tentang kekhawatirannya dan tidak mendapat respons, dengan mengatakan Apple mengirim email ke orang yang salah setelah membingungkan dua nama belakang Asia yang berbeda.
Gugatan yang diajukan pada Juli 2026 ini menuduh OpenAI membajak karyawan untuk mendapatkan rahasia dagang. Pengajuan OpenAI pada 4 Agustus mencakup log chat dan email yang kini tersedia di situs webnya, bertujuan menunjukkan bahwa tuduhan Apple didasarkan pada kesalahpahaman dan kegagalan keamanan Apple sendiri. Pertarungan hukum ini menyoroti ketegangan antara raksasa teknologi tersebut saat mereka bersaing dalam kecerdasan buatan.
Tanggapan OpenAI mengindikasikan mereka akan melawan klaim tersebut dengan sengit, berpotensi meminta penolakan atau sanksi. Kasus ini bisa menjadi preseden bagi penerapan hukum rahasia dagang pada mobilitas karyawan di industri AI.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Apple Hapus Telegram dari App Store karena Konten CSAM
Pendapatan Palantir Melonjak 93% ke $1,94 Miliar
Palantir Melonjak 16% Setelah Pendapatan Komersial Naik 149%
Memoar Baru Ungkap Racun Budaya Google di Balik Aksi Walkout
Apple Rilis Fitur Copy-Paste iPhone-Windows pada 2027
AI Auterion untuk Drone Shrike Ukraina Senilai $400
Valar Atomics Raih $1 Miliar Dipimpin Sequoia
Superblocks dan AWS Bawa Vibe Coding ke Cloud Privat
Trending now
- AFC Dukung Boikot UEFA atas Rencana FIFA $20 Miliar
- Satelit Katalyst Kehilangan Kendali Saat Misi Penyelamatan Swift
- EV dan Hybrid Kuasai Hampir Separuh Penjualan Mobil Baru Australia
- Agen OpenAI Retas Hugging Face, Serangan AI Pertama Sepenuhnya
- Mistral kumpulkan $2 miliar, valuasi $13,5 miliar saat Eropa kejar
- Aturan Hak Perbaiki UE Mulai Berlaku Hari Ini
- Eaton catat pendapatan rekor $8,53 M, naikkan proyeksi AI
- Saham Novo Nordisk Anjlok 9% Setelah Uji Coba Obat Jantung Gagal
Comments
No comments yet. Be the first.