Sains

Pecahan asteroid 800 juta tahun lalu mungkin membombardir Bumi

1 min read

0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Para ilmuwan telah mengidentifikasi pecahan asteroid besar di dekat gerbang gravitasi Jupiter yang terjadi sekitar 800 juta tahun lalu, sebuah peristiwa yang mereka yakini mungkin memicu pemboman berkepanjangan di tata surya bagian dalam, termasuk Bumi. Tabrakan tersebut menghancurkan sebuah asteroid besar menjadi banyak fragmen, beberapa di antaranya dialihkan menuju Matahari dan planet-planet dalamnya.

Peristiwa ini kemungkinan memengaruhi Bumi dan planet-planet dalam lainnya—Merkurius, Venus, dan Mars—dengan meningkatkan laju tumbukan dari puing-puing asteroid. Pemboman tersebut mungkin berlangsung selama jutaan tahun, berpotensi memengaruhi iklim dan sejarah geologi Bumi. Para peneliti menyarankan bahwa peningkatan laju tumbukan dapat berkontribusi pada awal mula zaman es parah yang dikenal sebagai "Bumi Bola Salju."

Temuan ini didasarkan pada analisis kawah tumbukan dan keluarga asteroid, dengan tanggal kunci 800 juta tahun lalu yang diperoleh dari model komputer dan pengamatan astronomi. Studi ini dilakukan oleh para ilmuwan dari berbagai institusi, termasuk mereka yang terlibat dalam penelitian yang dilaporkan oleh Phys.org, ScienceDaily, dan sumber lainnya.

Penelitian latar belakang menunjukkan bahwa asteroid tersebut pecah di dekat pengaruh gravitasi Jupiter, yang bertindak sebagai gerbang, mengirim puing-puing ke tata surya bagian dalam. Studi sebelumnya telah menghubungkan peristiwa pecahan semacam itu dengan periode aktivitas tumbukan yang meningkat di Bumi.

Ke depannya, para ilmuwan berencana untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara pecahan asteroid ini dan hipotesis Bumi Bola Salju. Mereka juga akan terus memantau keluarga asteroid dan memodelkan peristiwa tumbukan masa lalu untuk lebih memahami sejarah tata surya kita dan potensi tumbukan di masa depan.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.