Sains

NASA: Geoid Bumi Bervariasi 191 Meter dalam Model Gravitasi

1 min read

NASA: Geoid Bumi Bervariasi 191 Meter dalam Model Gravitasi
Photo: Dmytro Vynohradov · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Pada 28 Juli 2026, NASA merilis model berbasis gravitasi yang menunjukkan bentuk sejati Bumi adalah geoid tidak beraturan, bukan bola atau elips sempurna.

Geoid—sering dijuluki "Bumi kentang"—menyimpang hingga 191 meter dari elips referensi, dengan gravitasi tinggi di bawah Pasifik barat dan rendah di dekat Samudra Hindia.

Ketidakrataan ini timbul dari ketidakseimbangan massa di dalam planet, didorong oleh konveksi mantel dan struktur tektonik.

Data untuk model berasal dari satelit GRACE dan GOCE, yang merekam anomali gravitasi selama bertahun-tahun.

NASA mengatakan geoid akan mempertajam navigasi satelit, pemantauan permukaan laut, dan penelitian geofisika.

Penyempurnaan di masa depan bergantung pada misi gravitasi generasi berikutnya dan integrasi geoid ke dalam model iklim yang memperkirakan arus laut dan dinamika lapisan es.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.