Kecerdasan buatan

Laba Raksasa Teknologi: Belanja AI Rekor, Arus Kas Negatif

2 min read

Laba Raksasa Teknologi: Belanja AI Rekor, Arus Kas Negatif
Photo: Logan Voss · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Perusahaan teknologi mengumumkan hasil keuangan terbaru mereka pada 31 Juli 2026, mengungkapkan lonjakan belanja kecerdasan buatan (AI) yang terus berlanjut dan menuai reaksi beragam dari investor.

Saham Meta merosot ke level terendah kedua dalam setahun setelah CEO Mark Zuckerberg memaparkan rencana untuk agen AI otonom dan bisnis penjualan alat AI ke perusahaan lain, yang keduanya belum menghasilkan pendapatan. Sebaliknya, saham Microsoft mencapai titik tertinggi dalam enam bulan, dan Amazon mencapai harga tertinggi dalam dua bulan, ditopang oleh kinerja kuat di bidang lain meskipun belanja AI besar-besaran.

Alphabet, induk Google, melaporkan arus kas bebas negatif dengan pendapatan $118 miliar untuk pertama kalinya dalam sejarahnya sebagai perusahaan publik, artinya mereka membelanjakan lebih banyak daripada yang dihasilkan. Arus kas bebas Meta hanya $784 juta dari pendapatan $61 miliar, dan divisi Reality Labs-nya kehilangan hampir $9 miliar pada paruh pertama 2026.

Amazon berencana membelanjakan $220 miliar untuk AI tahun ini, sementara Microsoft menargetkan menyamai $190 miliar yang dibelanjakan selama 12 bulan sebelumnya. Meta memperkirakan akan mengucurkan lebih dari $140 miliar untuk AI pada 2026.

Perlombaan investasi AI, yang dipicu oleh peluncuran ChatGPT oleh OpenAI pada akhir 2022, telah mendorong setiap perusahaan meluncurkan chatbot konsumen—Meta AI, Google Gemini, Amazon Rufus, dan Siri Apple yang diluncurkan ulang—tetapi alat-alat ini belum menjadi pendorong pendapatan yang signifikan.

Analis Forrester, Tracy Woo, mengatakan Microsoft adalah salah satu perusahaan di mana investasi AI besar-besaran "mulai memberikan hasil", karena alat AI inti mereka mengalami peningkatan adopsi dan pertumbuhan pendapatan yang kuat.

Google mengatakan pada akhir Juli 2026 bahwa 950 juta orang menggunakan chatbot Gemini mereka setidaknya sebulan sekali, tiga kali lipat dari tahun lalu. Apple mengatakan pada 30 Juli bahwa versi baru Mac, iPhone, dan iPad mereka terjual lebih baik dari perkiraan, meskipun mereka memperingatkan bahwa penjualan akan melambat karena kekurangan chip mikro.

CEO yang akan keluar, Tim Cook, menyatakan antusiasme terhadap perombakan Siri yang akan datang, yang akan mengintegrasikan chatbot Gemini Google, dan mengatakan Apple berencana membebankan biaya kepada pengguna yang ingin menggunakan asisten baru tersebut secara lebih intensif berdasarkan umpan balik pengujian pengguna. "Kami sangat bersemangat tentang Siri AI," kata Cook. "Kami yakin akan ada orang yang ingin menggunakannya—banyak."

Hasil keuangan ini menggarisbawahi momen penting: sementara alat AI belum terbukti menjadi revolusi teknologi konsumen sebesar internet atau listrik, perusahaan-perusahaan bertaruh besar bahwa investasi tersebut pada akhirnya akan membuahkan hasil.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.