Papan Roman Space Telescope Terpasang dengan 1,35 Juta Nama
Pada 28 Juli 2026, teknisi memasang papan peringatan di Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman milik NASA. Papan tersebut menghormati Dr. Nancy Grace Roman, kepala astronom pertama NASA dan tokoh kunci dalam membentuk program sains modern badan antariksa itu.
Papan itu juga membawa kartu memori berisi 1.350.144 nama yang dikirimkan orang-orang dari seluruh dunia, termasuk astronot dari misi Artemis II dan Artemis III NASA. Kumpulan nama global ini akan terbang ke luar angkasa bersama observatorium tersebut.
Teleskop Luar Angkasa Roman dijadwalkan diluncurkan pada 30 Agustus 2026. Setelah beroperasi, teleskop ini akan mampu memblokir cahaya bintang untuk langsung memotret eksoplanet dan piringan pembentuk planet, melakukan sensus statistik sistem planet di galaksi kita, serta menjawab pertanyaan mendasar tentang energi gelap, eksoplanet, dan astrofisika inframerah.
Pemasangan papan ini menandai langkah simbolis menjelang tanggal peluncuran misi. Teleskop ini diharapkan memberikan wawasan yang belum pernah ada sebelumnya tentang kosmos, melanjutkan warisan Dr. Roman dalam memajukan astronomi berbasis luar angkasa.
Menurut NASA, kemampuan observatorium ini akan memungkinkan para ilmuwan mengeksplorasi berbagai fenomena astrofisika. Misi ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang ekspansi alam semesta dan prevalensi sistem planet.
Dengan papan yang kini terpasang, wahana antariksa semakin dekat dengan persiapan akhir untuk peluncuran. Teleskop Luar Angkasa Roman siap menjadi pilar utama portofolio astrofisika NASA di tahun-tahun mendatang.
Sources
- NASASecondary
Related
Tahap Falcon 9 SpaceX Akan Menabrak Bulan dengan Kecepatan 5.400 mph
SpaceX hampir sepakati 130.000 hektare rawa Louisiana
NASA kirim muatan navigasi seukuran kotak sepatu untuk satelit relay
Gempa Bulan Deteksi Es Terkubur, Gelombang Seismik 2-3x Lebih Cepat
Gerhana Matahari 2026: Spanyol dan Islandia Jadi Lokasi Terbaik
JWST Temukan Lubang Hitam dan Galaksi Kuno yang Menentang Teori Kosmik
Satelit Katalyst Kehilangan Kendali Saat Misi Penyelamatan Swift
Astronom Deteksi Bulan Pertama di Luar Tata Surya
Trending now
- JWST Temukan Lubang Hitam dan Galaksi Kuno yang Menentang Teori Kosmik
- EV dan Hybrid Kuasai Hampir Separuh Penjualan Mobil Baru Australia
- Partikel Kecil Bisa Perkuat Awan Badai Tropis
- Apple Anjlok 7%, Amazon Melonjak 12%: Taruhan AI Memecah Investor
- Pendapatan Apple dan Amazon Mendekat, Sinyal Opsi Campuran
- Perusahaan Robot Humanoid untuk Militer AS Picu Alarm
- Astronom Deteksi Bulan Pertama di Luar Tata Surya
- Gerhana Matahari Terbesar sejak 1999, 95% Tertutup
Comments
No comments yet. Be the first.