NASA Akan Memamerkan Terowongan Angin Baru di Virginia pada 31 Juli
NASA akan secara resmi membuka terowongan angin baru pertamanya dalam lebih dari empat dekade dengan upacara pemotongan pita dan tur media di Langley Research Center di Hampton, Virginia, pada Jumat, 31 Juli. Flight Dynamics Research Facility (FDRF) menggantikan dua terowongan yang lebih tua—Langley 20-Foot Vertical Spin Tunnel dan 12-Foot Low-Speed Tunnel—dan dirancang untuk mendukung penelitian dinamika penerbangan untuk semua jenis pesawat dan pesawat ruang angkasa.
Acara ini hanya terbuka untuk media langsung yang merupakan warga negara AS atau penduduk tetap yang sah. Wartawan harus RSVP paling lambat pukul 17.00 EDT pada Rabu, 29 Juli, kepada Kimiko Booker atau Brittny McGraw. Peserta akan memiliki kesempatan untuk mendengar dari Administrator NASA Jared Isaacman, Direktur Langley Center Dr. Trina Dyal, dan Administrator Badan Layanan Umum AS Edward C. Forst.
Pencapaian ini penting karena FDRF akan memajukan tujuan aeronautika, eksplorasi, dan sains NASA, termasuk program Artemis yang bertujuan untuk membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan dan mengembangkan Pangkalan Bulan. Fasilitas ini mewakili peningkatan besar pada kemampuan terowongan angin nasional, yang sangat penting untuk menguji kendaraan dalam kondisi aerodinamis yang terkendali.
Menurut NASA, FDRF adalah terowongan angin besar pertama badan tersebut yang dibangun setelah tahun 1980. Ini mengkhususkan diri dalam penelitian dinamika penerbangan, mencakup segala sesuatu mulai dari pesawat konvensional hingga pesawat ruang angkasa generasi berikutnya. Terowongan baru ini menggabungkan fungsi yang sebelumnya ditangani oleh dua fasilitas terpisah, meningkatkan efisiensi dan memperluas kemungkinan pengujian.
Ke depannya, FDRF diharapkan memainkan peran kunci dalam mengembangkan teknologi untuk misi bulan dan proyek kedirgantaraan canggih lainnya. NASA belum mengumumkan kampanye penelitian spesifik tetapi mencatat bahwa fasilitas tersebut akan mendukung berbagai pekerjaan di masa depan. Detail lebih lanjut tersedia di situs web NASA.
Sources
- NASASecondary
Related
Roket Falcon 9 Tabrak Bulan dengan Energi 11,8 Gigajoule
Robot NASA kehilangan kendali setelah kegagalan komponen
Teleskop Radio Deteksi Sampah Antariksa di Siang Hari untuk Pertama Kalinya
Bintang Pendamping Betelgeuse Tertangkap dalam Gambar Terjelas
JWST Tak Temukan Bola Dyson di Sekitar Dua Bintang Kandidat
Astronom Temukan Lubang Hitam Pengembara Langka yang Mencabik Bintang
Roket SpaceX Akan Tabrak Bulan dengan Kecepatan 5.400 MPH
Tantangan penggunaan ulang cepat Starship masih ada meskipun ada keberhasilan baru-baru ini
Trending now
- Apple akan Luncurkan Tiga Produk Smart Home dengan Siri AI
- Roket Falcon 9 Tabrak Bulan dengan Energi 11,8 Gigajoule
- Xbox Umumkan Lineup Gamescom 2026: Fable, Gears of War: E-Day
- Perkiraan Belanja Google Melonjak ke $205 Miliar, Meresahkan Investor
- Double Fine PHK Karyawan Setelah Berpisah dari Xbox
- Robot NASA kehilangan kendali setelah kegagalan komponen
- WhatsApp Tambahkan Panggilan Terenkripsi di Versi Web
- Sekolah Pasang Drone Semprot Cabai untuk Cegah Penembakan
Comments
No comments yet. Be the first.