Unik

Mohenjo-daro Makin Setara Saat Makmur 4.000 Tahun Lalu

2 min read

Mohenjo-daro Makin Setara Saat Makmur 4.000 Tahun Lalu
Photo: Markus Winkler · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Sebuah kota berusia 4.000 tahun di Lembah Indus menjadi semakin setara seiring bertambah besar dan produktif, menurut studi yang diterbitkan di jurnal Antiquity pada 30 Juli 2026. Peneliti dari University of York menemukan bahwa Mohenjo-daro menyimpang dari pola sejarah umum yang menunjukkan peningkatan ketimpangan seiring urbanisasi.

Studi yang dipimpin Dr. Adam Green dari Departemen Arkeologi dan Departemen Lingkungan dan Geografi University of York ini meneliti ukuran rumah di seluruh kota kuno tersebut. Analisis mengungkapkan bahwa kesenjangan antara rumah terbesar dan terkecil menyempit seiring waktu, menunjukkan bahwa kekayaan terdistribusi lebih merata saat Mohenjo-daro matang.

Temuan ini menantang model tradisional di mana raja, pendeta, dan pemimpin kuat mengumpulkan kekayaan saat permukiman pertanian kecil berkembang menjadi kota. Sebaliknya, Mohenjo-daro tampak lebih setara dibandingkan masyarakat sebanding di Mesopotamia dan Yunani, di mana perbedaan mencolok antara rumah tangga kaya dan biasa adalah hal umum.

Dr. Green menyatakan bahwa data warisan menunjukkan kesenjangan kekayaan di tahun-tahun akhir kota turun ke tingkat yang khas dari desa pertanian pertama. Ia membandingkan Mohenjo-daro dengan Mesir kuno dan Yunani, mencatat bahwa sementara orang Mesir membangun piramida untuk raja-dewa dan orang Yunani membangun istana besar di Knossos, penduduk Indus berfokus pada saluran pembuangan bata yang canggih dan tata jalan yang teratur.

Kota ini berinvestasi pada infrastruktur praktis yang bermanfaat bagi masyarakat luas, seperti jalan yang direncanakan dengan hati-hati dan sistem drainase canggih. Arkeolog juga menemukan segel Indus—alat penting untuk perdagangan—di dalam rumah biasa daripada terkonsentrasi di bangunan umum, dan tidak ada istana yang diketahui telah ditemukan, menunjukkan bahwa kekayaan dan otoritas tidak dimonopoli oleh satu penguasa.

Sistem standar timbangan dan ukuran yang digunakan di seluruh wilayah mungkin mendukung perdagangan yang lebih adil. Para peneliti berpendapat bahwa Mohenjo-daro menunjukkan bagaimana masyarakat yang maju secara teknologi dapat mendistribusikan kemakmuran secara luas, dan Dr. Green mencatat bahwa periode ketimpangan terendah bertepatan dengan peningkatan produktivitas, menawarkan pelajaran bagi masyarakat modern tentang berbagi sumber daya dan kekuasaan secara merata.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.