Bisnis

The Fed Holds Rates Steady Amid Surge in Dissenting Votes

1 min read

The Fed Holds Rates Steady Amid Surge in Dissenting Votes
Photo: Alex · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya pada 29 Juli 2026, sesuai ekspektasi, namun rapat tersebut memperlihatkan perpecahan mendalam di antara para pembuat kebijakan. Ketua Kevin Warsh mengakui perbedaan pendapat internal tetapi membingkainya sebagai bagian konstruktif dari reformasi pendekatan bank sentral, menggambarkan diskusi sebagai "pertengkaran keluarga" di antara para profesional yang bersemangat memperbaiki kebijakan. Keputusan tersebut disertai lonjakan suara tidak setuju yang signifikan, menandakan kurangnya konsensus mengenai arah ke depan. Warsh memberikan sedikit panduan konkret dalam konferensi pers berikutnya, membuat pasar harus menafsirkan sinyal yang saling bertentangan dari dewan. Hasilnya memengaruhi investor, bisnis, dan konsumen yang mengandalkan sinyal Fed untuk menavigasi biaya pinjaman dan ketidakpastian ekonomi. Kurangnya kejelasan ini penting karena terjadi saat pasar obligasi sudah memberikan peringatan tentang risiko inflasi, dan kredibilitas Fed sedang diawasi. Menurut Krishna Guha, kepala strategi global dan kebijakan bank sentral di Evercore ISI, September 2026 akan menjadi ujian kritis bagi Warsh, karena ia mungkin terpaksa menaikkan suku bunga untuk menjaga kredibilitasnya jika inflasi atau harga energi melonjak selama musim panas. Guha menekankan bahwa meskipun Juli didorong oleh preferensi Warsh, September akan bergantung pada data. Sementara itu, Chris Rupkey, kepala ekonom di Fwdbonds, mengkritik Fed karena mengabaikan pesan pasar obligasi, menyebut Fed yang berorientasi reformasi di bawah Warsh sebagai "kegagalan" dan memperingatkan bahwa pasar obligasi tidak mendapatkan jawaban. Rapat tersebut merupakan rapat kedua yang dipimpin oleh Warsh, yang mengambil alih pada awal 2026, dan gaya kepemimpinannya sudah menuai reaksi tajam. Ke depan, semua mata tertuju pada rapat September, di mana data inflasi yang masuk dan perkembangan geopolitik dapat memaksa tangan Fed.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.