Mantan Manajer Tesla Sebut Mobil Full Self-Driving 'Bahaya Bergulir'
Seorang mantan manajer Tesla telah mengajukan gugatan yang menuduh bahwa kendaraan Full Self-Driving perusahaan adalah "bahaya bergulir" dan operator keselamatan dibebani secara berbahaya. Gugatan diajukan pada 28 Juli 2026, menurut dokumen pengadilan. Manajer yang dipecat dari Tesla itu mengklaim bahwa perusahaan memprioritaskan peluncuran cepat armada robotaxi di atas keselamatan publik, yang menyebabkan kondisi tidak aman di jalan. Gugatan menuduh Tesla membebani operator keselamatan yang mengawasi robotaxi-nya secara berlebihan, membahayakan operator dan masyarakat. Tuduhan mantan manajer itu menimbulkan kekhawatiran serius tentang keselamatan teknologi mengemudi otonom Tesla, yang sudah dalam pengawasan regulator. Gugatan menyatakan bahwa mobil Full Self-Driving tidak diawasi secara memadai, menjadikannya "bahaya bergulir" yang dapat menyebabkan kecelakaan. Detail spesifik tentang peran manajer dan insiden yang disebutkan dalam gugatan belum diungkapkan, tetapi kasus ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung antara ambisi besar Tesla dan protokol keselamatan. Tesla belum berkomentar tentang gugatan tersebut, tetapi perusahaan sebelumnya telah membela sistem Full Self-Driving-nya sebagai aman jika digunakan dengan benar. Hasil gugatan ini dapat memiliki implikasi signifikan bagi regulasi kendaraan otonom dan rencana robotaxi Tesla.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Tesla Cybertruck disebut sebagai kegagalan terbesar dalam sejarah otomotif AS
Penjualan EV di Australia Lampaui Total Tahun Lalu pada Paruh Pertama 2026
Kendaraan listrik dapat membantu menstabilkan jaringan listrik AS
NHTSA Pertimbangkan Aturan Keluar Pintu yang Lebih Ketat Setelah Keluhan Cacat Tesla
Ford tarik lebih dari 565.000 Bronco karena risiko kebakaran mesin
Baterai EV melampaui prediksi awal masa pakai
Laba VW Anjlok dan PHK Besar-besaran Mengancam di Tengah Persaingan Ketat dari China
Gagang pintu Tesla mungkin memicu aturan keselamatan baru AS
Trending now
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
- Laba SK Hynix Q2 Melonjak 557% ke Rekor Tertinggi
- 1.100 Staf AI Desak AS Perlambat Pertumbuhan Teknologi
- Peretasan ChatGPT Lumpuhkan Perusahaan Teknologi, Panggilan Darurat Digelar
Comments
No comments yet. Be the first.