Antariksa

NASA Mengadakan Pengarahan untuk Misi SpaceX Crew-13 ke Stasiun Luar Angkasa

2 min read

NASA Mengadakan Pengarahan untuk Misi SpaceX Crew-13 ke Stasiun Luar Angkasa
Photo: SpaceX · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

NASA dan mitranya akan mengadakan dua konferensi pers pada Senin, 3 Agustus, untuk membahas misi SpaceX Crew-13 yang akan datang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Pengarahan akan berlangsung di Johnson Space Center NASA di Houston, dengan gambaran misi pada siang hari EDT dan konferensi pers kru pada pukul 14.00 EDT. Ini akan menjadi kesempatan media terakhir bagi kru sebelum mereka bepergian ke Kennedy Space Center di Florida untuk peluncuran.

Misi Crew-13 akan membawa empat astronot ke laboratorium yang mengorbit: astronot NASA Jessica Watkins dan Luke Delaney, astronot Badan Antariksa Kanada Joshua Kutryk, dan kosmonot Roscosmos Sergey Teteryatnikov. Mereka akan diluncurkan dengan pesawat ruang angkasa SpaceX Dragon di atas roket Falcon 9 dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station paling cepat pertengahan September. Misi ini mempengaruhi anggota kru itu sendiri, keluarga mereka, dan mitra internasional yang terlibat, karena melanjutkan rotasi rutin personel di stasiun luar angkasa.

Misi ini penting karena merupakan langkah lain dalam Program Kru Komersial NASA, yang mengandalkan perusahaan swasta seperti SpaceX untuk mengangkut astronot. Ini juga menyoroti kolaborasi yang sedang berlangsung antara NASA, Badan Antariksa Kanada, dan Roscosmos. Bagi Jessica Watkins, ini akan menjadi penerbangan luar angkasa keduanya, menjadikannya astronot NASA pertama yang diluncurkan dengan SpaceX Dragon dua kali. Sebelumnya ia menghabiskan 170 hari di stasiun selama misi Crew-4 pada tahun 2022. Bagi Delaney, Kutryk, dan Teteryatnikov, ini akan menjadi perjalanan pertama mereka ke luar angkasa.

Detail spesifik dari sumber termasuk tanggal dan waktu konferensi pers: 3 Agustus pukul 12.00 dan 14.00 EDT. Anggota kru adalah Jessica Watkins (komandan), Luke Delaney (pilot), Joshua Kutryk (spesialis misi), dan Sergey Teteryatnikov (spesialis misi). Watkins dibesarkan di Lafayette, Colorado, dan memiliki gelar doktor dalam geologi dari UCLA. Delaney adalah penduduk asli Florida dengan gelar master di bidang teknik aerospace. Kutryk berasal dari Fort Saskatchewan, Alberta, dan memiliki beberapa gelar master. Teteryatnikov lulus dari Akademi Angkatan Laut di St. Petersburg, Rusia, pada tahun 2011.

Latar belakang dari sumber mencatat bahwa Watkins terpilih sebagai astronot NASA pada tahun 2017 dan sebelumnya terbang pada misi Crew-4. Delaney terpilih pada tahun 2021 dan memiliki latar belakang sebagai penerbang angkatan laut dan pilot uji. Kutryk terpilih oleh CSA pada tahun 2017 dan bertugas sebagai pilot pesawat tempur CF-18. Teteryatnikov terpilih sebagai kosmonot uji pada tahun 2021 dan telah bertugas sejak tahun 2023. Misi akan diluncurkan dari Cape Canaveral Space Force Station, bukan dari landasan tradisional Kennedy Space Center.

Langkah selanjutnya termasuk konferensi pers pada 3 Agustus, setelah itu kru akan tersedia untuk wawancara media terbatas. Peluncuran ditargetkan paling cepat pertengahan September. Batas waktu akreditasi media adalah 21 Juli untuk media internasional dan 30 Juli untuk media berbasis AS yang hadir secara langsung, dengan media virtual perlu merespons pada pukul 10.00 pada hari acara.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.