UE menyetujui akuisisi EA senilai $55 miliar yang dipimpin Arab Saudi
Uni Eropa telah memberikan persetujuan antimonopoli untuk akuisisi Electronic Arts (EA) senilai $55 miliar yang dipimpin Arab Saudi, mendekatkan kesepakatan pada penyelesaian. Akuisisi yang dipimpin oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) ini masih memerlukan izin dari regulator lain sebelum dapat diselesaikan.
Akuisisi ini akan mempengaruhi operasi global EA, termasuk studio pengembangan game dan divisi penerbitannya. Perusahaan ini dikenal dengan waralaba populer seperti FIFA, Madden NFL, dan The Sims. Jika selesai, kesepakatan ini akan memberikan pengaruh signifikan kepada Arab Saudi atas salah satu penerbit video game terbesar di dunia.
Persetujuan ini penting karena menghilangkan hambatan regulasi utama dalam salah satu akuisisi teknologi terbesar dalam sejarah. Lampu hijau dari UE menandakan bahwa kesepakatan tersebut tidak menimbulkan kekhawatiran persaingan di pasar Eropa, di mana EA memiliki kehadiran yang substansial. Hal ini dapat menjadi preseden bagi regulator lain yang meninjau transaksi tersebut.
Keputusan UE diumumkan pada [tanggal tidak disebutkan dalam sumber], meskipun tanggal pasti persetujuan tidak diberikan. Harga $55 miliar menjadikannya salah satu akuisisi terbesar di industri game. PIF telah agresif berinvestasi di game dan esports, sebelumnya mengakuisisi saham di perusahaan seperti Nintendo dan Take-Two Interactive.
Latar belakang: PIF, yang diketuai oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, telah melakukan diversifikasi ekonomi kerajaan di luar minyak melalui investasi di hiburan dan teknologi. Dana tersebut sebelumnya mengakuisisi saham minoritas di EA pada tahun 2021. Tawaran saat ini mewakili akuisisi penuh perusahaan.
Langkah selanjutnya: Kesepakatan masih memerlukan persetujuan dari badan regulasi lain, termasuk di Amerika Serikat dan pasar-pasar utama lainnya. PIF diharapkan terus bekerja sama dengan regulator untuk mengatasi kekhawatiran yang tersisa. Jika semua persetujuan diperoleh, akuisisi dapat selesai dalam beberapa bulan mendatang, meskipun tidak ada jadwal spesifik yang diberikan.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Visa PHK 7% Karyawan dalam Restrukturisasi
UPS Lampaui Ekspektasi Q2, Naikkan Proyeksi Pendapatan Tahunan
Coca-Cola Naikkan Proyeksi Laba Setahun Penuh Berkat Penjualan Kuat
Unilever Peringatkan Kenaikan Harga Lebih Lanjut di Tengah Biaya yang Meningkat
Insinyur Samsung Hengkang ke SK Hynix demi Bonus Rp7,4 Miliar
Saham Apple Cetak Rekor Tertinggi Jelang Laba Fiskal Q3
Investasi Pusat Data AI Mendorong Pesanan Barang Tahan Lama pada Juni
Pertumbuhan laba industri China melambat ke laju terlemah tahun ini
Trending now
- Apple akan Luncurkan Tiga Produk Smart Home dengan Siri AI
- iOS 27 public beta 2 dirilis dengan fitur iCloud baru
- iPad Tahan Air Pertama Apple Akan Diluncurkan Akhir Tahun Ini
- Ponsel lipat dan flip meningkat secara signifikan
- Google konfirmasi kenaikan harga Pixel 11, sebut upaya efisiensi RAM
- Dunia teknologi terfokus pada distilasi AI di tengah ketegangan AS-China
- Saham Asia Diprediksi Turun saat Minyak Tembus $100
- CEO Mobileye Amnon Shashua akan mundur, ambil peran sebagai ketua
Comments
No comments yet. Be the first.