Bisnis

Perusahaan Baja Jingye China Tuntut Kompensasi dari Inggris atas Nasionalisasi British Steel

1 min read

0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Sebuah perusahaan baja China menuntut kompensasi dari pemerintah Inggris atas nasionalisasi British Steel. Jingye Group, yang telah berinvestasi di pabrik baja Inggris tersebut, mengatakan telah menderita kerugian finansial akibat keputusan pemerintah untuk mengambil alih perusahaan tersebut menjadi milik publik. Sengketa ini mempengaruhi investasi Jingye dan hubungan bisnis Inggris-China yang lebih luas, karena menimbulkan kekhawatiran tentang perlakuan terhadap investor asing. Nasionalisasi terjadi pada April 2023 ketika pemerintah Inggris turun tangan untuk melindungi British Steel, pabrik baja besar terakhir di negara itu, dengan alasan keamanan nasional dan kekhawatiran rantai pasokan. Jingye sebelumnya telah mengakuisisi British Steel pada tahun 2020 seharga sekitar £50 juta, tetapi langkah pemerintah secara efektif menghapus sahamnya. Perusahaan China sekarang mencari penyelesaian yang adil, dengan laporan menunjukkan bahwa mereka telah secara resmi meminta kompensasi dari pemerintah Inggris. Langkah selanjutnya dapat melibatkan tindakan hukum atau negosiasi diplomatik, karena kasus ini menyoroti ketegangan antara intervensi negara dan perlindungan investor asing.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.