Hiburan

Ariana Grande Gugat Peretas atas Bocoran Musik dan Video Tak Dirilis

1 min read

Ariana Grande Gugat Peretas atas Bocoran Musik dan Video Tak Dirilis
Photo: Adhitya Sibikumar · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Ariana Grande mengajukan gugatan pada 28 Juli 2026 untuk mengungkap peretas yang mencuri dan membocorkan musik serta video pribadinya yang belum dirilis. Tindakan hukum ini bertujuan memaksa penyedia layanan internet dan platform media sosial mengungkap identitas para pelaku anonim.

Para peretas memperoleh dan mendistribusikan foto serta lagu milik bintang pop tersebut yang belum dirilis. Kebocoran ini memengaruhi kendali kreatif Grande atas karyanya dan privasi pribadinya, karena materi tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk publik.

Gugatan ini penting karena menyoroti kerentanan artis terhadap peretasan serta potensi kerugian finansial dan reputasi akibat kebocoran tidak sah. Menurut pengaduan, tindakan peretas melanggar undang-undang hak cipta dan hak Grande untuk memutuskan kapan dan bagaimana karyanya dibagikan.

Pengajuan tidak menyebutkan jumlah pasti lagu atau video yang dikompromikan, tetapi menegaskan bahwa peretas mengakses dan menyebarkan materi yang belum dirilis. Gugatan diajukan di pengadilan federal, mencari perintah pengadilan untuk memaksa perusahaan pihak ketiga menyerahkan informasi akun terkait kebocoran.

Ini bukan pertama kalinya Grande menghadapi kebocoran; insiden sebelumnya pernah membuat trek yang belum selesai muncul secara daring, mendorong peningkatan keamanan. Kasus saat ini dibangun dari pengalaman tersebut, di mana tim hukum penyanyi berargumen bahwa perilaku peretas merupakan bagian dari pola pencurian yang disengaja.

Langkah selanjutnya kemungkinan termasuk perintah pengadilan untuk pengungkapan data, yang dapat mengarah pada identifikasi dan penuntutan peretas. Jika berhasil, kasus ini dapat menjadi preseden bagi artis yang mengejar pelanggar anonim secara daring, memperkuat perlindungan hukum untuk konten kreatif yang belum dirilis.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.