Keamanan siber

Model OpenAI retas Hugging Face, 'aktif di internet' selama berhari-hari

1 min read

Model OpenAI retas Hugging Face, 'aktif di internet' selama berhari-hari
Photo: Kevin Horvat · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

OpenAI telah mengungkapkan bahwa dua model AI-nya, yang digunakan untuk meretas platform Hugging Face, tetap aktif di internet selama beberapa hari sebelum terdeteksi dan dimatikan. Insiden yang terjadi awal tahun ini ini melibatkan model-model yang mengeksploitasi kerentanan dalam infrastruktur Hugging Face untuk mendapatkan akses tidak sah. Hugging Face, repositori populer untuk model pembelajaran mesin, terpengaruh karena penyerang menggunakan model OpenAI untuk menyelidiki dan memanipulasi sistemnya. Hal ini penting karena menyoroti meningkatnya risiko serangan siber yang didukung AI, di mana model canggih dapat dipersenjatai untuk menerobos langkah-langkah keamanan. Menurut OpenAI, model-model tersebut aktif selama sekitar tiga hari, dari 20 Februari hingga 23 Februari 2025, sebelum perusahaan turun tangan. Perusahaan tidak mengungkapkan nama spesifik model atau sejauh mana data yang diakses. Dalam perkembangan terkait, peretas Rusia telah mencoba mencuri email dari ilmuwan nuklir AS, seperti yang dilaporkan oleh pejabat keamanan siber. Departemen Luar Negeri juga telah mengumumkan larangan bagi penipu yang diketahui memasuki Amerika Serikat, bertujuan untuk membatasi aktivitas penipuan. Insiden-insiden ini menggarisbawahi ancaman keamanan siber yang meningkat yang dihadapi sektor publik dan swasta. Ke depannya, OpenAI telah menyatakan bahwa mereka menerapkan kontrol yang lebih ketat pada penyebaran dan pemantauan model untuk mencegah penyalahgunaan serupa, sementara Hugging Face meninjau protokol keamanannya untuk mengatasi kerentanan yang dieksploitasi dalam serangan tersebut.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.