T-Mobile Konfirmasi Gangguan Nasional, Ponsel Terjebak Mode SOS
T-Mobile mengalami gangguan layanan nasional pada 28 Juli 2026, membuat banyak pelanggan tidak dapat menelepon, mengirim SMS, atau menggunakan data seluler. Gangguan ini memicu laporan luas tentang ponsel yang menampilkan mode 'SOS', yang menunjukkan konektivitas terbatas hanya untuk panggilan darurat. Perusahaan mengakui masalah ini secara publik setelah periode hening, saat pengguna di seluruh negeri menyuarakan frustrasi di media sosial dan platform pelacak gangguan. Menurut T-Mobile, gangguan tersebut memengaruhi sebagian besar basis pelanggannya, meskipun jumlah pasti pengguna yang terdampak tidak segera diungkapkan. Insiden ini menyoroti ketergantungan kritis pada jaringan seluler untuk komunikasi sehari-hari dan layanan darurat, menimbulkan kekhawatiran tentang ketahanan jaringan. Laporan dari pelanggan yang terdampak menunjukkan bahwa perangkat dari berbagai produsen, termasuk iPhone dan ponsel Android, terjebak dalam mode SOS, yang biasanya muncul ketika ponsel kehilangan koneksi ke jaringan operatornya tetapi masih dapat menjangkau layanan darurat melalui jaringan lain yang tersedia. Gangguan dimulai pada dini hari tanggal 28 Juli 2026, dengan laporan pengguna melonjak di situs seperti DownDetector. Tanggapan awal T-Mobile terbatas, tetapi kemudian di hari yang sama, perusahaan mengeluarkan pernyataan yang mengakui masalah tersebut dan meyakinkan pelanggan bahwa para teknisi sedang bekerja untuk memulihkan layanan. Ini bukan pertama kalinya T-Mobile menghadapi gangguan besar; insiden sebelumnya telah menarik pengawasan dari regulator dan pelanggan. Perusahaan belum memberikan penyebab rinci untuk gangguan Juli 2026, tetapi peristiwa semacam itu sering dikaitkan dengan masalah infrastruktur jaringan inti, pembaruan perangkat lunak, atau pemutusan kabel serat. Setelah kejadian ini, T-Mobile kemungkinan akan menghadapi pertanyaan tentang keandalan jaringannya dan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak. Perusahaan belum mengumumkan langkah selanjutnya yang spesifik selain upaya pemulihan, tetapi analis industri memperkirakan investigasi menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Sources
- Google News BusinessSecondary
Related
Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
AS Larang Impor Robot Bergerak Canggih, Termasuk Humanoid
Airbus A350-1000ULR Terbang 24 Jam Nonstop dari Australia ke Prancis
Perkiraan Belanja Google Melonjak ke $205 Miliar, Meresahkan Investor
WhatsApp Tambahkan Panggilan Terenkripsi di Versi Web
Sekolah Pasang Drone Semprot Cabai untuk Cegah Penembakan
Samsung Luncurkan Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 di Unpacked
Trending now
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
- Laba SK Hynix Q2 Melonjak 557% ke Rekor Tertinggi
- 1.100 Staf AI Desak AS Perlambat Pertumbuhan Teknologi
- Peretasan ChatGPT Lumpuhkan Perusahaan Teknologi, Panggilan Darurat Digelar
Comments
No comments yet. Be the first.