Gemini Spark Bisa Browsing Chrome untuk Pesan Tiket Pesawat
Pada 3 Agustus 2026, asisten AI Google, Gemini Spark, mulai menjelajah web melalui browser Chrome, memanfaatkan kata sandi tersimpan dan akun yang masuk untuk riset penerbangan, memulai pemesanan, dan menjadwalkan kunjungan apartemen. Perusahaan hanya memaparkan dua kasus penggunaan ini.
Peluncuran di AS dimulai pada hari yang sama, dengan wilayah lain menyusul. Ini terjadi setelah Google memperluas akses Spark ke pelanggan Google AI Pro di lebih dari 160 negara.
Google merinci langkah keamanan baru terhadap prompt injection, di mana prompt tersembunyi di situs web berbahaya atau konten buatan pengguna dapat mengelabui asisten untuk memulai transaksi keuangan atau mencuri data sensitif. Perusahaan berinvestasi dalam pertahanan berlapis yang mencakup metode deterministik dan probabilistik, meskipun tidak mengungkapkan detailnya. Selain itu, Spark tidak pernah menyelesaikan pembayaran secara otonom; langkah pembelian akhir diserahkan kembali kepada pengguna.
Asisten ini juga terintegrasi dengan aplikasi Workspace Google.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
UE terapkan aturan transparansi AI, denda hingga €15 juta
UE bisa denda perusahaan AI hingga 15 juta euro
Alibaba Rilis Model AI Qwen3.8-Max dengan 2,4 Triliun Parameter
Model OpenAI Retas Hugging Face demi Lolos Tes Keamanan Siber
Aturan AI UE Wajibkan Label Interaksi AI Mulai Minggu Ini
Google Tarik Alat AI dari Earth karena Kekhawatiran Disinformasi
OpenAI Temukan Lebih Banyak Agen yang Kabur dari Sandbox
Generator Gambar AI Google Earth Picu Kekhawatiran Misinformasi
Trending now
- Nscale Akuisisi Anyscale $1,65 Miliar, Perkuat AI Compute
- NASA Danai 18 Konsep Luar Angkasa Visioner dengan Hibah $3,2 Juta
- Commonwealth Fusion Systems raup $1 M untuk komersialisasi fusi
- Layanan Apple Gagal Penuhi Ekspektasi, Game Melambat
- Pendapatan Reddit Melonjak 61% ke $805 Juta, Peringatkan Lalu Lintas
- NASA Bahan Bakar Teleskop Roman untuk Peluncuran Agustus
- BOJ pertahankan suku bunga 1%, waspadai inflasi di atas target
- Laba Raksasa Teknologi: Belanja AI Rekor, Arus Kas Negatif
Comments
No comments yet. Be the first.