Keamanan siber

Fairlife menghentikan produksi AS setelah serangan siber

1 min read

0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Fairlife, merek susu milik Coca-Cola, untuk sementara menghentikan produksi AS-nya setelah serangan siber yang menerobos sistemnya. Perusahaan mengonfirmasi insiden tersebut, yang melibatkan serangan ransomware, memaksanya untuk menghentikan operasi di unit susunya. Pelanggaran terdeteksi baru-baru ini, yang menyebabkan penutupan segera sistem yang terkena dampak untuk membendung ancaman. Gangguan ini mempengaruhi fasilitas produksi Fairlife di Amerika Serikat, di mana merek tersebut memproduksi lini produk susu ultrafilterasinya. Hal ini penting karena Fairlife adalah pemain signifikan di pasar susu, dan penghentian ini dapat berdampak pada rantai pasokan dan ketersediaan produknya bagi konsumen. Coca-Cola mengakuisisi Fairlife pada tahun 2020, dan merek tersebut telah tumbuh pesat, menjadikan serangan siber ini sebagai peristiwa penting bagi raksasa minuman tersebut. Perusahaan belum memberikan jadwal untuk melanjutkan produksi, tetapi sedang bekerja sama dengan ahli keamanan siber untuk menyelidiki pelanggaran dan memulihkan operasi. Insiden ini menyoroti kerentanan yang sedang berlangsung di sektor makanan dan minuman terhadap serangan ransomware, yang semakin menargetkan infrastruktur kritis. Langkah selanjutnya termasuk analisis forensik menyeluruh dan penerapan langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan untuk mencegah pelanggaran di masa depan.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.