Teknologi

China mempertimbangkan kontrol ekspor yang lebih ketat pada model AI dan chip

1 min read

China mempertimbangkan kontrol ekspor yang lebih ketat pada model AI dan chip
Photo: Chris Ried · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

China sedang mempertimbangkan kontrol ekspor yang lebih ketat pada model kecerdasan buatan dan chip, menurut laporan Financial Times. Langkah ini akan memperluas pembatasan yang sudah ada yang mencakup semikonduktor canggih dan teknologi terkait.

Langkah-langkah yang diusulkan akan mempengaruhi perusahaan dan lembaga penelitian yang mengembangkan model AI, terutama yang memiliki daya komputasi tinggi. Eksportir teknologi semacam itu perlu mendapatkan lisensi khusus sebelum mengirim produk ke luar negeri. Hal ini dapat mempengaruhi rantai pasokan global untuk komponen dan perangkat lunak AI, karena China adalah produsen utama keduanya.

Laporan Financial Times, yang mengutip sumber anonim, mengatakan pemerintah China khawatir tentang risiko keamanan nasional yang ditimbulkan oleh teknologi AI canggih yang jatuh ke tangan musuh asing. Kontrol tersebut akan mencerminkan pembatasan serupa yang diberlakukan oleh Amerika Serikat pada ekspor semikonduktor ke China.

Angka dan tanggal spesifik tidak disebutkan dalam laporan, tetapi FT mencatat bahwa diskusi masih dalam tahap awal. China sudah membatasi ekspor chip dan peralatan pembuatan chip tertentu, dan kontrol baru ini akan meluas ke model AI itu sendiri.

Langkah selanjutnya yang mungkin termasuk konsultasi formal dengan pemangku kepentingan industri dan potensi publikasi peraturan baru. Jika diterapkan, kontrol tersebut dapat meningkatkan ketegangan perdagangan antara China dan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, yang telah memberlakukan pembatasan ekspor sendiri pada teknologi AI.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.