Gim

Saham Nintendo Melonjak 7% Usai Penjualan 'Pokémon Pokopia' Tembus 5

Published 14 Agu 2026, 09.291 min readNewUJ Editorial Desk

Saham Nintendo Melonjak 7% Usai Penjualan 'Pokémon Pokopia' Tembus 5
Photo: Jose Gil · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Saham Nintendo melonjak 7% dalam perdagangan di Tokyo pada Jumat, 14 Agustus 2026, setelah perusahaan mengumumkan bahwa penjualan "Pokémon Pokopia" di konsol Switch 2 melampaui 5 juta unit. Pencapaian ini diraih hanya empat bulan lebih setelah game tersebut diluncurkan pada 5 Maret, menurut keterangan Nintendo pada Kamis.

Angka penjualan tersebut menempatkan "Pokémon Pokopia" sebagai judul terlaris kedua di Switch 2, mengungguli "Donkey Kong Bananza" namun di bawah "Mario Kart World." Game yang pertama kali diperkenalkan pada September 2025 ini awalnya tidak diperkirakan akan menjadi hit besar karena merupakan spin-off dari seri utama Pokémon. Alur permainannya meminjam elemen dari "Animal Crossing," salah satu waralaba paling sukses Nintendo di Switch generasi pertama.

Investor memantau ketat penjualan game karena judul-judul blockbuster sering mendorong permintaan terhadap perangkat keras Nintendo. Switch 2 menghadapi tantangan, termasuk kenaikan harga memori yang memaksa Nintendo menaikkan harga konsol setelah peluncurannya lebih dari setahun lalu. Pada kuartal Juni, Nintendo menjual 3,82 juta unit Switch 2, turun 34,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan memproyeksikan penjualan 16,5 juta unit Switch 2 untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2027, yang juga lebih rendah dari tahun sebelumnya.

Untuk mempertahankan momentum, Nintendo mengumumkan paket ekspansi dan pembaruan untuk "Pokémon Pokopia" pada Kamis, bertujuan menarik pemain baru dan mempertahankan pemain lama. Perusahaan juga berencana merilis "The Legend of Zelda: Ocarina of Time," remake dari klasik Nintendo 64 akhir 1990-an, di Switch 2. Dua game Pokémon baru dijadwalkan rilis tahun depan, memanfaatkan dua waralaba paling populer Nintendo.

Meskipun naik pada Jumat, saham Nintendo masih turun lebih dari 16% sepanjang tahun ini. Namun, saham telah menguat lebih dari 26% dalam sebulan terakhir karena investor bertaruh pada prospek yang membaik dan potensi game mendatang untuk meningkatkan penjualan konsol.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.