Gim

Laba Nintendo Melonjak 150% ke $902 Juta Berkat Refund Tarif AS

2 min read

Laba Nintendo Melonjak 150% ke $902 Juta Berkat Refund Tarif AS
Photo: Alexey Savchenko · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Nintendo melaporkan lonjakan laba operasi sebesar 150,5 persen pada kuartal pertama tahun fiskalnya, mencapai 142,5 miliar yen (sekitar $902 juta), menurut hasil keuangan terbaru yang dirilis pada 6 Agustus 2026. Lonjakan ini didorong oleh penjualan game yang kuat dan dorongan satu kali dari pengembalian tarif AS.

Kenaikan laba ini memengaruhi kinerja keuangan Nintendo, tetapi perusahaan mengatakan pelanggannya tidak akan menerima bagian dari uang pengembalian tarif tersebut. Nintendo berargumen bahwa mereka menyerap biaya tarif sendiri daripada membebankannya melalui harga konsol yang lebih tinggi, sehingga pembeli tidak berhak atas bagian dari pengembalian dana tersebut.

Hasil ini penting karena menyoroti bagaimana kebijakan perdagangan dan sengketa hukum membentuk keuangan industri game. Nintendo saat ini tengah menghadapi gugatan yang menuntut agar perusahaan membagikan pengembalian dana kepada pelanggan yang membayar harga lebih tinggi, sementara pesaingnya, Sony, menghadapi gugatan class action serupa terkait kenaikan harga PlayStation.

Untuk kuartal yang berakhir 30 Juni 2026, laba operasi Nintendo mencapai 142,5 miliar yen, naik dari 56,9 miliar yen pada tahun sebelumnya. Penjualan perangkat lunak untuk Switch 2 naik 9,2 persen secara tahunan, dan penjualan perangkat lunak Switch asli melonjak 38,6 persen. Penjualan perangkat keras Switch 2 turun menjadi 3,82 juta unit dari 5,82 juta unit tahun lalu, meskipun naik dari 2,49 juta unit pada kuartal sebelumnya. Nintendo mencatat sekitar $300 juta dari pengembalian tarif sebagai pengurang harga pokok penjualan.

Pengembalian tarif ini berasal dari bea masuk yang dikenakan pada impor selama sengketa dagang sebelumnya. Nintendo mengatakan mereka memilih untuk tidak menaikkan harga produk sebagai respons, melainkan menanggung biaya tersebut secara internal. Pada Mei 2026, Sony digugat oleh pelanggan yang menuduh perusahaan memperoleh "keuntungan ganda" dengan menerima pengembalian dana setelah menaikkan harga PlayStation.

Nintendo berupaya untuk menolak gugatan tersebut, dan hasilnya dapat menjadi preseden bagi perusahaan lain dalam menangani biaya dan pengembalian dana terkait tarif. Kasus ini berlanjut saat raksasa game ini mencatat pendapatan rekor yang sebagian didorong oleh pengembalian dana tersebut.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.