Dow naik; S&P 500, Nasdaq turun karena lemahnya saham chip; minyak turun 6% seiring meredanya ketegangan Timur Tengah
Pasar saham AS berakhir mixed pada hari Senin, dengan Dow Jones Industrial Average berhasil mempertahankan kenaikan moderat sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup di wilayah negatif. Perbedaan ini didorong oleh kelemahan saham semikonduktor, yang membebani sektor teknologi yang lebih luas dan menarik S&P 500 dan Nasdaq lebih rendah. Sebaliknya, Dow didukung oleh kenaikan di sektor lain, memungkinkannya untuk mengakhiri sesi dengan positif.
Investor kini mengalihkan perhatian ke keputusan kebijakan Federal Reserve yang akan datang, serta gelombang laporan laba dari perusahaan teknologi besar yang dijadwalkan minggu ini. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap, tetapi pasar akan mengamati sinyal tentang waktu pemotongan suku bunga di masa depan. Laba big tech dari perusahaan seperti Apple, Microsoft, dan Amazon juga menjadi fokus, karena hasilnya dapat menentukan arah pasar yang lebih luas.
Di pasar lain, imbal hasil Treasury turun karena investor mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan. Harga minyak anjlok sekitar 6%, didorong oleh jeda permusuhan antara AS dan Iran, yang meredakan kekhawatiran gangguan pasokan. Penurunan harga minyak mentah memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen dan industri yang bergantung pada biaya energi, tetapi juga mencerminkan pergeseran sentimen risiko.
Kinerja mixed di Wall Street terjadi setelah periode volatilitas, dengan S&P 500 dan Nasdaq mencatat kenaikan di awal tahun sebelum menghadapi hambatan dari kekhawatiran inflasi dan ketegangan geopolitik. Ketahanan Dow pada hari Senin menunjukkan adanya rotasi dari saham teknologi ke sektor defensif atau siklikal.
Ke depan, keputusan Fed pada hari Rabu akan menjadi katalis utama bagi pasar. Jika bank sentral memberikan sinyal dovish, hal itu dapat mendorong ekuitas, sementara nada hawkish dapat memicu tekanan jual kembali. Laba big tech akhir pekan ini juga akan sangat penting, karena mereka menyumbang sebagian besar kapitalisasi pasar S&P 500. Setiap kekecewaan dapat memperkuat kelemahan baru-baru ini di sektor teknologi.
Sources
- Google News BusinessSecondary
- Google News BusinessSecondary
- Google News GlobalSecondary
Related
Dow Naik 670 Poin Berkat Laba Coca-Cola dan Sherwin-Williams
Nasdaq 100 Masuk Koreksi, Saham Chip Anjlok
Saham Corning Anjlok 16% Usai Laba, Hari Terburuk dalam 24 Tahun
Apple Tembus Valuasi $5 Triliun untuk Pertama Kalinya
Nasdaq 100 mendekati koreksi, kekhawatiran AI guncang investor
Harga Minyak Anjlok karena Harapan Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan
Penjualan Saham AI Makin Dalam, Investor Lepas Produsen Chip
Pembuat Chip Anjlok 8%, Kekhawatiran AI Guncang Investor
Trending now
- Airbus A350-1000ULR Terbang 24 Jam Nonstop dari Australia ke Prancis
- Sega Dreamcast Dapat Game Baru 25 Tahun Setelah Dihentikan
- Roket Falcon 9 Tabrak Bulan dengan Energi 11,8 Gigajoule
- Xbox Umumkan Lineup Gamescom 2026: Fable, Gears of War: E-Day
- Perkiraan Belanja Google Melonjak ke $205 Miliar, Meresahkan Investor
- Double Fine PHK Karyawan Setelah Berpisah dari Xbox
- Robot NASA kehilangan kendali setelah kegagalan komponen
- WhatsApp Tambahkan Panggilan Terenkripsi di Versi Web
Comments
No comments yet. Be the first.