Pasar

Dow naik; S&P 500, Nasdaq turun karena lemahnya saham chip; minyak turun 6% seiring meredanya ketegangan Timur Tengah

1 min read

Dow naik; S&P 500, Nasdaq turun karena lemahnya saham chip; minyak turun 6% seiring meredanya ketegangan Timur Tengah
Photo: m. · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Pasar saham AS berakhir mixed pada hari Senin, dengan Dow Jones Industrial Average berhasil mempertahankan kenaikan moderat sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup di wilayah negatif. Perbedaan ini didorong oleh kelemahan saham semikonduktor, yang membebani sektor teknologi yang lebih luas dan menarik S&P 500 dan Nasdaq lebih rendah. Sebaliknya, Dow didukung oleh kenaikan di sektor lain, memungkinkannya untuk mengakhiri sesi dengan positif.

Investor kini mengalihkan perhatian ke keputusan kebijakan Federal Reserve yang akan datang, serta gelombang laporan laba dari perusahaan teknologi besar yang dijadwalkan minggu ini. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap, tetapi pasar akan mengamati sinyal tentang waktu pemotongan suku bunga di masa depan. Laba big tech dari perusahaan seperti Apple, Microsoft, dan Amazon juga menjadi fokus, karena hasilnya dapat menentukan arah pasar yang lebih luas.

Di pasar lain, imbal hasil Treasury turun karena investor mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan. Harga minyak anjlok sekitar 6%, didorong oleh jeda permusuhan antara AS dan Iran, yang meredakan kekhawatiran gangguan pasokan. Penurunan harga minyak mentah memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen dan industri yang bergantung pada biaya energi, tetapi juga mencerminkan pergeseran sentimen risiko.

Kinerja mixed di Wall Street terjadi setelah periode volatilitas, dengan S&P 500 dan Nasdaq mencatat kenaikan di awal tahun sebelum menghadapi hambatan dari kekhawatiran inflasi dan ketegangan geopolitik. Ketahanan Dow pada hari Senin menunjukkan adanya rotasi dari saham teknologi ke sektor defensif atau siklikal.

Ke depan, keputusan Fed pada hari Rabu akan menjadi katalis utama bagi pasar. Jika bank sentral memberikan sinyal dovish, hal itu dapat mendorong ekuitas, sementara nada hawkish dapat memicu tekanan jual kembali. Laba big tech akhir pekan ini juga akan sangat penting, karena mereka menyumbang sebagian besar kapitalisasi pasar S&P 500. Setiap kekecewaan dapat memperkuat kelemahan baru-baru ini di sektor teknologi.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.