Xbox salahkan layanan lisensi atas pemadaman 'tak bisa diterima'
Pemadaman layanan Xbox pada 28 Juli 2026 membuat banyak pemain tidak dapat mengakses game dan langganan yang telah dibeli selama beberapa jam. Perusahaan mengaitkan gangguan tersebut dengan kegagalan pada layanan lisensi eksternal yang memverifikasi kepemilikan digital.
Pemadaman ini terutama memengaruhi pengguna konsol Xbox dan PC yang mengandalkan hak digital untuk meluncurkan game dan menggunakan manfaat langganan seperti Xbox Game Pass. Menurut seorang eksekutif Xbox, akar masalahnya adalah "layanan lisensi yang berada di luar Xbox," yang mencegah platform memastikan bahwa pengguna memiliki hak yang sah atas konten mereka.
Insiden ini penting karena menyoroti kerapuhan sistem manajemen hak digital yang bergantung pada layanan pihak ketiga. Ketika pemeriksaan lisensi gagal, bahkan game pemain tunggal dan konten offline pun bisa menjadi tidak dapat diakses, menggerus kepercayaan konsumen terhadap kepemilikan digital. Eksekutif tersebut menyebut pemadaman itu "tak bisa diterima," menandakan pengakuan perusahaan akan tingkat keparahannya.
Meskipun jumlah pasti pengguna yang terdampak tidak diungkapkan, pemadaman berlangsung selama beberapa jam pada 28 Juli 2026 sebelum layanan pulih. Perusahaan tidak memberikan kronologi rinci proses pemulihan atau menyebutkan mitra lisensi eksternal yang terlibat.
Ini bukan pertama kalinya Xbox menghadapi gangguan layanan terkait verifikasi lisensi. Pemadaman sebelumnya juga mengunci pemain dari perpustakaan digital mereka, mendorong seruan untuk mekanisme akses offline yang lebih tangguh. Terulangnya masalah semacam ini menggarisbawahi tantangan berkelanjutan dalam menyeimbangkan keamanan dengan aksesibilitas pengguna.
Ke depannya, eksekutif Xbox mengindikasikan bahwa perusahaan sedang menyelidiki akar masalah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Namun, tidak ada langkah konkret atau jadwal penerapan pengamanan yang diumumkan. Insiden ini mungkin akan memicu kembali diskusi tentang hak konsumen dan perlunya kebijakan yang lebih jelas mengenai ketersediaan konten digital selama gangguan layanan.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Sega Dreamcast Dapat Game Baru 25 Tahun Setelah Dihentikan
Xbox Umumkan Lineup Gamescom 2026: Fable, Gears of War: E-Day
Double Fine PHK Karyawan Setelah Berpisah dari Xbox
Microsoft tambahkan versi PC gratis game Ubisoft di Xbox
Penjualan Capcom Cetak Rekor, Resident Evil Requiem Tembus 8 Juta Unit
Nintendo Rilis Bos Tersulit dalam Sejarah 136 Tahun
Pemadaman Xbox blokir game berbasis disk, tidak hanya digital
Rilisan game Jepang: Halo: Campaign Evolved, Village in the Shade, dan lainnya
Trending now
- Karyawan OpenAI, Anthropic Desak AS Atur AI
- eBay Bayar Hampir $50 Juta ke Pasangan yang Dikirimi Kecoak dan Topeng Babi Berdarah
- Airbus A350-1000ULR Terbang 24 Jam Nonstop dari Australia ke Prancis
- Sega Dreamcast Dapat Game Baru 25 Tahun Setelah Dihentikan
- Roket Falcon 9 Tabrak Bulan dengan Energi 11,8 Gigajoule
- Xbox Umumkan Lineup Gamescom 2026: Fable, Gears of War: E-Day
- Perkiraan Belanja Google Melonjak ke $205 Miliar, Meresahkan Investor
- Double Fine PHK Karyawan Setelah Berpisah dari Xbox
Comments
No comments yet. Be the first.