Robot ular digunakan untuk mencari korban selamat gempa Venezuela
Setelah dua gempa bumi dahsyat yang melanda Venezuela pada 24 Juni, tim penyelamat menggunakan robot mirip ular untuk mencari korban selamat yang terperangkap di bawah bangunan yang runtuh. Robot-robot tersebut, yang dirancang untuk merayap melalui ruang sempit, merupakan bagian dari upaya internasional yang lebih luas yang juga mencakup anjing terlatih, perangkat pendengar akustik, dan kamera pencitraan termal.
Gempa bumi tersebut menewaskan lebih dari 5.000 orang dan menyebabkan 16.740 orang terluka, menurut sumber. Robot ular, yang dilengkapi dengan kamera video, dapat menavigasi celah sempit di puing-puing yang tidak dapat diakses oleh manusia atau mesin, memungkinkan penyelamat untuk memperluas jangkauan visual mereka dengan aman.
Howie Choset, kepala Laboratorium Biorobotika di Universitas Carnegie Mellon, menjelaskan bahwa robot-robot tersebut berguna karena dapat mengakses volume yang padat yang tidak dapat dijangkau oleh alat lain. Ia membandingkan operasi tersebut dengan melakukan operasi invasif minimal pada suatu struktur.
Penggunaan robot ular menyoroti bagaimana robotika canggih dapat membantu respons bencana, terutama dalam skenario di mana metode pencarian tradisional tidak memadai. Teknologi ini memungkinkan pekerja penyelamat untuk menyelidiki jauh ke dalam puing-puing tanpa risiko runtuh lebih lanjut atau cedera pada diri mereka sendiri.
Tidak ada rincian lebih lanjut tentang langkah selanjutnya atau implikasi jangka panjang yang diberikan dalam sumber, tetapi pengerahan ini menggarisbawahi peran robot khusus yang semakin besar dalam krisis kemanusiaan.
Sources
- Ars TechnicaSecondary
Related
PJM akan potong pasokan listrik pusat data cegah pemadaman
Apple HomePad dengan Layar 7 Inci Bisa Rilis Oktober
Apple akan Luncurkan Tiga Produk Smart Home dengan Siri AI
Perplexity Luncurkan Alat Agen AI untuk PC Windows
China Mulai Produksi Alat Pembuat Chip DUV Imersi Buatan Sendiri
Taiwan Tahan Karyawan Nvidia dalam Penyelidikan Penyelundupan Chip ke China
Studi: Model di Hugging Face Mudah Buat Deepfake Porno
Apple Rencanakan MacBook Neo dengan RAM Lebih Besar dan Varian Warna
Trending now
- Apple akan Luncurkan Tiga Produk Smart Home dengan Siri AI
- Sutradara Chuck Russell, Sutradara The Mask, Meninggal di Usia 74
- Saham Corning Anjlok 16% Usai Laba, Hari Terburuk dalam 24 Tahun
- 14 Gajah Mati Misterius di Kenya, Tertinggi dalam Beberapa Dekade
- Xbox salahkan layanan lisensi atas pemadaman 'tak bisa diterima'
- iPad Tahan Air Pertama Apple Akan Diluncurkan Akhir Tahun Ini
- NASA: Geoid Bumi Bervariasi 191 Meter dalam Model Gravitasi
- Shein Hadapi Investigasi FTC Jelang IPO Hong Kong
Comments
No comments yet. Be the first.