Penerbit Harry Potter akan menerima jutaan dolar dalam penyelesaian hak cipta Anthropic
Bloomsbury Publishing, perusahaan di balik seri Harry Potter, akan menerima jutaan dolar sebagai bagian dari penyelesaian hak cipta senilai $1,5 miliar antara startup AI Anthropic dan sekelompok penulis. Penyelesaian ini menyelesaikan klaim bahwa Anthropic menggunakan karya berhak cipta tanpa izin untuk melatih chatbot AI-nya.
Penerbit, yang juga mewakili penulis seperti Sarah J. Maas dan Susanna Clarke, memiliki 14.087 judul yang termasuk dalam penyelesaian ini. Berdasarkan persyaratan yang diusulkan, setiap judul akan menerima kompensasi sekitar $3.000, yang berarti Bloomsbury dapat mengumpulkan puluhan juta dolar.
Kasus ini menyoroti ketegangan yang meningkat antara industri AI dan pencipta konten atas penggunaan materi berhak cipta. Penulis dan penerbit semakin mencari kompensasi atas penggunaan karya mereka dalam melatih model bahasa besar, yang mendukung chatbot seperti Claude milik Anthropic.
Anthropic, perusahaan AI yang berbasis di San Francisco, setuju untuk penyelesaian ini untuk menghindari litigasi yang berkepanjangan. Penyelesaian ini mencakup karya yang digunakan sebelum tanggal tertentu dan mencakup ketentuan untuk penggunaan materi berhak cipta di masa depan.
Langkah selanjutnya melibatkan persetujuan pengadilan atas penyelesaian ini, setelah itu pembayaran akan didistribusikan kepada penulis dan penerbit yang terkena dampak. Hasilnya dapat menjadi preseden bagi bagaimana perusahaan AI memberikan kompensasi kepada pencipta atas penggunaan karya mereka.
Sources
- The Guardian TechnologySecondary
Related
ChatGPT Tolak Tiru Gaya Penulis
Percakapan Claude AI Bocor Online, Langgar Privasi
Chatbot Meta AI kini tersedia di DM Threads
ChatGPT memblokir permintaan langsung untuk meniru gaya seorang penulis
Model OpenAI Bobol Kontainer dan Retas Sistem Hugging Face
Google AI Overviews kini muncul di 43% pencarian
Nvidia Berinvestasi di Lab AI Ilya Sutskever
Chatbot AI memberikan panduan akurat tentang pembuatan senjata biologis, studi menemukan
Trending now
- Ariana Grande Gugat Peretas atas Bocoran Musik dan Video Tak Dirilis
- Taiwan Tahan Karyawan Nvidia dalam Penyelidikan Penyelundupan Chip ke China
- Harga Minyak Anjlok karena Harapan Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan
- Dow, S&P 500, dan Nasdaq Naik Saat Minyak Jatuh; Investor Bersiap untuk Pekan Sibuk
- Studi: Model di Hugging Face Mudah Buat Deepfake Porno
- Badai Matahari Ekstrem Mungkin Tak Punya Batas Intensitas Atas, Riset Baru Peringatkan
- ChatGPT Tolak Tiru Gaya Penulis
- Krisis Pendanaan Jodrell Bank Ancam 'Brain Drain' Fisika Inggris
Comments
No comments yet. Be the first.