Otomotif

Mercedes menghadapi risiko larangan penjualan di AS di bawah RUU Senat China

1 min read

Mercedes menghadapi risiko larangan penjualan di AS di bawah RUU Senat China
Photo: Sergej ***** · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Mercedes-Benz menghadapi kemungkinan larangan penjualan di AS di bawah RUU Senat baru yang menargetkan kendaraan yang terhubung dengan China. Undang-undang tersebut, yang akan dipilih dalam komite Senat, akan melarang penjualan atau pengoperasian mobil dengan teknologi atau kepemilikan tertentu dari China di Amerika Serikat. Hal ini akan mempengaruhi Mercedes dan produsen mobil lain yang memiliki kemitraan dengan perusahaan China atau menggunakan komponen buatan China, yang berpotensi memblokir akses mereka ke pasar Amerika. RUU ini penting karena dapat membentuk kembali industri otomotif AS dengan memutus rantai pasokan dan memaksa produsen mobil untuk memilih antara China dan AS. Financial Times melaporkan bahwa panel Senat akan memberikan suara pada RUU tersebut, yang akan melarang kendaraan dengan perangkat lunak atau perangkat keras yang terhubung dengan China. Mercedes melobi untuk melunakkan RUU tersebut, dengan alasan bahwa hal itu akan mengganggu operasinya di AS. Undang-undang ini mengikuti upaya sebelumnya untuk membatasi mobil buatan China, dan jika disahkan, dapat menyebabkan larangan permanen pada kendaraan yang terhubung dengan China di AS, yang mempengaruhi penjualan dan mobil yang sudah ada di jalan.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.