Bisnis

Laba Equinor Hampir Dua Kali Lipat Menjadi $11,5 Miliar di Tengah Perang dengan Iran

1 min read

Laba Equinor Hampir Dua Kali Lipat Menjadi $11,5 Miliar di Tengah Perang dengan Iran
Photo: Omar Flores · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Perusahaan minyak milik negara Norwegia, Equinor, melaporkan laba kuartalannya hampir dua kali lipat, mencapai $11,5 miliar (£8,6 miliar) dalam tiga bulan yang berakhir pada Juni, didorong oleh melonjaknya harga minyak dan gas di tengah konflik AS-Israel dengan Iran. Pendapatan perusahaan meningkat secara signifikan berkat keputusannya untuk meningkatkan produksi minyak dan gas sejak perang dimulai, memanfaatkan celah pasar yang tercipta akibat berkurangnya aliran minyak dari kawasan Teluk karena blokade di Selat Hormuz. Peningkatan strategis ini memungkinkan Equinor mengisi kekurangan pasokan saat lalu lintas pengiriman melalui jalur air penting tersebut terhambat. Lonjakan laba ini menggarisbawahi bagaimana perusahaan energi diuntungkan oleh ketegangan geopolitik yang mengganggu pasokan energi global. Kinerja Equinor mencerminkan dampak yang lebih luas dari konflik terhadap pasar energi, dengan harga melonjak saat perang mengganggu ekspor minyak Timur Tengah. Kemampuan perusahaan untuk dengan cepat meningkatkan output menyoroti peran Norwegia sebagai pemasok energi utama selama krisis. Ke depannya, laba Equinor mungkin tetap tinggi jika konflik berlanjut dan kendala pasokan terus berlangsung, meskipun perusahaan menghadapi risiko potensial dari eskalasi atau resolusi diplomatik yang dapat menstabilkan pasar.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.