Google tarik fitur AI Earth setelah sehari
Google menghapus fitur pembuatan gambar AI dari Google Earth pada 31 Juli 2026, hanya sehari setelah peluncurannya. Alat bernama Nano Banana 2 itu memungkinkan pengguna membuat dan menimpa gambar palsu ke peta satelit. Perusahaan bertindak setelah para kritikus memperingatkan fitur tersebut dapat digunakan untuk menyebarkan misinformasi. Menurut pernyataan Google, peluncuran terjadi pada 30 Juli 2026. Fitur berbasis perintah ini memungkinkan pengguna menimpa gambar apa pun yang dihasilkan ke lokasi geografis nyata. Google mengatakan tujuannya agar orang bisa berkreasi dengan geografi. Namun, seorang jurnalis BBC mengunggah komentar sarkastik pada 30 Juli 2026, menyoroti risiko penyalahgunaan. Google mengakui bahwa meskipun beberapa profesional geospasial menggunakan fitur ini untuk tujuan bermanfaat, yang lain membagikan tangkapan layar yang tampaknya melanggar kebijakan perusahaan. Perusahaan menyatakan menarik kembali fitur tersebut untuk menerapkan pengaman yang lebih kuat. Keputusan ini menggarisbawahi kekhawatiran tentang konten buatan AI di alat pemetaan yang banyak dipercaya. Google Earth adalah sumber bukti visual utama bagi jurnalis dan peneliti. Insiden ini mencerminkan tantangan yang lebih luas di industri AI, di mana generator gambar dari Google dan perusahaan lain memudahkan pembuatan disinformasi yang cukup meyakinkan tanpa keterampilan canggih.
Sources
- TechCrunchSecondary
Related
Kacamata Night Vision Warna Penuh Ubah Inframerah Jadi Warna Alami
Samsung: Krisis Chip Memori Makin Parah hingga 2028
Belanja AI Big Tech Tembus $765 M, Arus Kas Negatif
Aturan Hak Perbaiki UE Mulai Berlaku Hari Ini
UE Wajibkan Label AI pada Konten Palsu Realistis Mulai Minggu Ini
Instalasi surya Inggris capai rekor 15 tahun dengan 142.536 unit
Apple Timbun Inventaris $11,1 Miliar Saat Kendala Pasokan Memburuk
Saham Amazon Melonjak 10% Setelah Pendapatan AWS Capai $42 Miliar
Trending now
- Netflix Digugat Usai Film Nicolas Cage Rp700 M Dicuri dari Meja
- NHTSA Selidiki 1,2 Juta Tesla atas Risiko Kegagalan Suspensi
- Pusat Data Bayar Biaya Awal Akses Jaringan, Ofgem Atasi Antrean 73 GW
- Eaton catat pendapatan rekor $8,53 M, naikkan proyeksi AI
- Clear Street buka akses pra-IPO ke Databricks senilai $188 miliar
- AFC Dukung Boikot UEFA atas Rencana FIFA $20 Miliar
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Kacamata Night Vision Warna Penuh Ubah Inframerah Jadi Warna Alami
Comments
No comments yet. Be the first.