Google dan Epic Hentikan Pertarungan, Membuka Jalan untuk Toko Aplikasi Android Saingan
Google dan Epic Games telah menarik permintaan bersama mereka untuk memodifikasi perintah pengadilan, membuka jalan bagi toko aplikasi Android saingan untuk diluncurkan di Google Play paling cepat minggu depan. Langkah ini mengakhiri sengketa hukum yang telah menunda implementasi perubahan yang diperintahkan oleh hakim federal dalam kasus antimonopoli Epic v. Google.
Perkembangan ini secara langsung memengaruhi pengguna dan pengembang Android, yang akan segera memiliki akses ke toko aplikasi pihak ketiga melalui Google Play. Perubahan ini berasal dari putusan Desember 2023 yang menemukan praktik toko aplikasi Google melanggar hukum antimonopoli. Epic Games, yang menggugat Google atas kebijakan Play Store-nya, berusaha memaksa Google untuk mengizinkan toko saingan.
Keputusan ini penting karena membentuk kembali ekosistem aplikasi Android, berpotensi menurunkan biaya dan meningkatkan persaingan. Google sebelumnya menolak mengizinkan toko saingan, dengan alasan akan membahayakan keamanan. Penarikan permintaan modifikasi perintah pengadilan berarti perintah pengadilan asli tetap berlaku, mewajibkan Google untuk mengaktifkan toko aplikasi pihak ketiga pada 1 November 2024.
Menurut sumber, penarikan bersama diajukan pada 25 Oktober 2024, dengan kedua pihak setuju untuk meninggalkan permintaan yang saling bertentangan. Hakim mengambil pendekatan "proaktif" dalam pengawasan, menurut MLex, tetapi alasan pasti penarikan tidak dirinci dalam sumber.
Latar belakang: Kasus Epic v. Google dimulai pada tahun 2020 ketika Epic menuduh Google melakukan praktik monopoli. Juri menemukan Google bersalah pada Desember 2023, dan Hakim James Donato mengeluarkan perintah pada Oktober 2024 yang mewajibkan Google untuk mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga selama tiga tahun. Google telah mengajukan banding, tetapi penarikan sekarang membuka jalan untuk implementasi.
Langkah selanjutnya: Toko aplikasi pihak ketiga diharapkan muncul di Google Play mulai minggu depan, seperti yang diumumkan sebelumnya oleh Google. Epic telah mengindikasikan akan meluncurkan tokonya sendiri, meskipun sumber tidak menyebutkan tanggal. Implikasi yang lebih luas termasuk potensi perubahan pada model pendapatan Google dan peningkatan pilihan bagi pengguna Android.
Sources
- Google News TechnologySecondary
Related
Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
AS Larang Impor Robot Bergerak Canggih, Termasuk Humanoid
T-Mobile Konfirmasi Gangguan Nasional, Ponsel Terjebak Mode SOS
Airbus A350-1000ULR Terbang 24 Jam Nonstop dari Australia ke Prancis
Perkiraan Belanja Google Melonjak ke $205 Miliar, Meresahkan Investor
WhatsApp Tambahkan Panggilan Terenkripsi di Versi Web
Sekolah Pasang Drone Semprot Cabai untuk Cegah Penembakan
Trending now
- Telur Organik Hasilkan Emisi Dua Kali Lipat dari Telur Kandang
- Audi Perkenalkan SUV Flagship Q9 2027 untuk AS
- Kartel Meksiko Alihkan Produksi Metamfetamin ke Nigeria
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
Comments
No comments yet. Be the first.