Emas naik karena jeda pertempuran AS-Iran; keputusan The Fed membayangi
Harga emas naik pada hari Senin karena penghentian sementara permusuhan antara Amerika Serikat dan Iran selama akhir pekan mengurangi kekhawatiran inflasi langsung, sementara investor mengalihkan perhatian ke pertemuan Federal Reserve yang akan datang. Logam mulia ini mendekati $4.050 per ons, menurut laporan pasar, karena ketegangan geopolitik mereda dan harga minyak turun 4%. Jeda pertempuran antara kedua negara membatasi risiko lonjakan inflasi mendadak, yang sebelumnya mendukung emas sebagai lindung nilai. Sementara itu, pasar ekuitas menunjukkan kinerja campuran, dengan beberapa indeks menyimpang dari tren kenaikan komoditas. Keputusan kebijakan The Fed, yang diharapkan akhir pekan ini, kini menjadi katalis utama berikutnya bagi para pedagang emas. Analis menyarankan bahwa sinyal apa pun tentang pemotongan suku bunga atau prospek ekonomi dari bank sentral dapat lebih mempengaruhi arah emas. Perkembangan terbaru menandai pergeseran dari minggu-minggu sebelumnya ketika konflik yang meningkat di Timur Tengah telah mendorong permintaan safe-haven untuk emas. Dengan penghentian militer segera, para pelaku pasar menyesuaikan kembali posisi mereka menjelang pengumuman The Fed.
Sources
- Google News BusinessSecondary
Related
Dow Naik 670 Poin Berkat Laba Coca-Cola dan Sherwin-Williams
Nasdaq 100 Masuk Koreksi, Saham Chip Anjlok
Saham Corning Anjlok 16% Usai Laba, Hari Terburuk dalam 24 Tahun
Apple Tembus Valuasi $5 Triliun untuk Pertama Kalinya
Nasdaq 100 mendekati koreksi, kekhawatiran AI guncang investor
Harga Minyak Anjlok karena Harapan Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan
Penjualan Saham AI Makin Dalam, Investor Lepas Produsen Chip
Pembuat Chip Anjlok 8%, Kekhawatiran AI Guncang Investor
Trending now
- 1.100 Staf AI Desak AS Perlambat Pertumbuhan Teknologi
- Peretasan ChatGPT Lumpuhkan Perusahaan Teknologi, Panggilan Darurat Digelar
- Satelit Penyelamat Swift NASA Kehilangan 2 dari 3 Roda Reaksi
- AS Larang Impor Robot Bergerak Canggih, Termasuk Humanoid
- Mantan Manajer Tesla Sebut Mobil Full Self-Driving 'Bahaya Bergulir'
- Agen OpenAI Bobol Akun Perusahaan Teknologi Kedua, Kata Eksekutif
- T-Mobile Konfirmasi Gangguan Nasional, Ponsel Terjebak Mode SOS
- Karyawan OpenAI, Anthropic Desak AS Atur AI
Comments
No comments yet. Be the first.