Venera 7 mentransmisikan 23 menit data dari permukaan Venus pada tahun 1970
Pada tahun 1970, wahana antariksa Venera 7 milik Uni Soviet menjadi wahana pertama yang berhasil mentransmisikan data dari permukaan planet lain, meskipun pencapaian ini tidak segera dikenali. Saat mendarat di Venus, wahana itu tampak diam, tetapi para insinyur kemudian menemukan 23 menit sinyal radio samar yang terkubur dalam rekaman, menandai penerimaan pertama umat manusia atas transmisi dari permukaan dunia lain.
Peristiwa bersejarah ini memengaruhi pemahaman kita tentang eksplorasi planet dan ketahanan teknologi antariksa. Data, meskipun lemah, memberikan pengukuran langsung pertama dari permukaan Venus, mengungkapkan kondisi ekstrem yang membentuk misi-misi selanjutnya. Penemuan ini penting karena membuktikan bahwa sebuah wahana antariksa dapat bertahan di lingkungan Venus yang keras cukup lama untuk mengirimkan informasi kembali, membuka jalan bagi pendarat-pendarat berikutnya.
Menurut Space Daily, transmisi terjadi pada 15 Desember 1970, ketika Venera 7 mendarat di Venus. Wahana itu telah diluncurkan awal tahun itu sebagai bagian dari program Venera Soviet, yang bertujuan mempelajari tetangga planet terdekat Bumi. Data 23 menit tersebut mencakup pembacaan suhu dan pengukuran atmosfer lainnya, mengonfirmasi suhu permukaan planet melebihi 450 derajat Celsius.
Latar belakang dari sumber mencatat bahwa misi Venera sebelumnya gagal mengembalikan data dari permukaan, beberapa jatuh atau kehilangan kontak selama penurunan. Venera 7 sendiri mengalami kegagalan parsial saat mendarat, dengan parasutnya terlepas sebelum waktunya, menyebabkan benturan keras. Antena wahana tidak sejajar, tetapi terus mentransmisikan sinyal lemah yang awalnya terlewatkan.
Langkah selanjutnya yang mungkin, seperti yang ditunjukkan oleh sumber, mencakup analisis lebih lanjut dari data yang dipulihkan untuk menyempurnakan model atmosfer dan kondisi permukaan Venus. Keberhasilan ini juga membuka jalan bagi misi Venera selanjutnya yang mengembalikan data yang lebih komprehensif, termasuk gambar dari permukaan. Penemuan ini menekankan pentingnya memeriksa ulang data misi bersejarah dengan teknik modern.
Sources
- Google News ScienceSecondary
Related
Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
Satelit Penyelamat Swift NASA Kehilangan 2 dari 3 Roda Reaksi
Roket Falcon 9 Tabrak Bulan dengan Energi 11,8 Gigajoule
Robot NASA kehilangan kendali setelah kegagalan komponen
Teleskop Radio Deteksi Sampah Antariksa di Siang Hari untuk Pertama Kalinya
Bintang Pendamping Betelgeuse Tertangkap dalam Gambar Terjelas
JWST Tak Temukan Bola Dyson di Sekitar Dua Bintang Kandidat
Astronom Temukan Lubang Hitam Pengembara Langka yang Mencabik Bintang
Trending now
- Audi Perkenalkan SUV Flagship Q9 2027 untuk AS
- Kartel Meksiko Alihkan Produksi Metamfetamin ke Nigeria
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
- Laba SK Hynix Q2 Melonjak 557% ke Rekor Tertinggi
Comments
No comments yet. Be the first.