Keamanan siber

FBI: Serangan Siber Target 7 Perusahaan Air AS

1 min read

FBI: Serangan Siber Target 7 Perusahaan Air AS
Photo: Markus Spiske · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Serangan siber mengganggu operasi air dan air limbah di tujuh negara bagian AS mulai 27 Juli 2026, menyebabkan banjir dan hilangnya tekanan air, demikian peringatan bersama FBI dan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) yang dirilis 1 Agustus.

Para peretas menargetkan pengontrol logika terprogram (PLC) dengan mengakses perangkat yang terhubung internet dari jarak jauh, kemudian mengubah alamat IP dan kata sandi untuk mengunci operator dari sistem pemantauan dan kontrol, tambah FBI.

Air tanah yang tidak diolah dapat merembes ke pipa jika tekanan turun, demikian peringatan badan tersebut, menimbulkan risiko kesehatan masyarakat dan operasional yang lebih luas.

Advisory tersebut mendesak utilitas untuk memasang gateway dan firewall yang aman, menerapkan kata sandi yang lebih kuat, dan menggunakan daftar kontrol akses untuk membatasi komunikasi antar perangkat.

Gelombang serangan terpisah menghantam lebih dari 30 fasilitas air kota di Minnesota pada akhir Juli 2026. NBC News melaporkan bahwa serangan tersebut memiliki ciri khas keterlibatan Iran. Wired melihat memo dari Pusat Analisis dan Berbagi Informasi Air (WaterISAC) yang menyatakan Pusat Fusi Minnesota telah memperingatkan bahwa aktivitas tersebut cocok dengan kampanye peretasan Iran yang sebelumnya dijelaskan oleh Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA). CISA telah memperingatkan pada April 2026 bahwa peretas yang berafiliasi dengan Iran menargetkan infrastruktur air.

FBI dan EPA masih menyelidiki serangan di tujuh negara bagian tersebut dan belum mengaitkannya dengan aktor tertentu, sementara penegak hukum belum mengonfirmasi keterlibatan Iran dalam insiden Minnesota.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.