Facebook akan menguji umpan video layar penuh mirip TikTok
Facebook berencana menguji layar beranda yang didesain ulang yang meniru format video layar penuh yang dipopulerkan oleh TikTok, menurut pengumuman dari kepala Facebook Tom Alison. Tata letak baru akan menampilkan aliran video berkelanjutan kepada pengguna saat mereka membuka aplikasi, beralih dari umpan berita tradisional yang berisi postingan teks dan foto.
Perubahan ini akan diuji coba di negara-negara tertentu dengan konsumsi video tinggi, dengan potensi peluncuran ke Amerika Serikat tahun depan. Ini memengaruhi miliaran pengguna Facebook di seluruh dunia, karena platform berusaha mempertahankan keterlibatan di tengah persaingan yang meningkat dari aplikasi video pendek seperti TikTok.
Ini penting karena Facebook telah kehilangan pengguna muda ke TikTok, yang mendominasi ruang video pendek. Dengan mengadopsi antarmuka serupa, Facebook berisiko mengasingkan pengguna yang lebih menyukai campuran konten saat ini, tetapi perusahaan percaya bahwa video adalah tempat percakapan terjadi dan ingin beradaptasi.
Alison menyatakan bahwa pengalaman yang dibayangkan ulang akan diuji coba akhir tahun ini, meskipun tidak ada negara atau tanggal spesifik yang diberikan. Langkah ini mengikuti upaya Facebook sebelumnya untuk mengintegrasikan Reels, fitur video pendeknya, di seluruh aplikasinya.
Latar belakang: Facebook telah berada di bawah tekanan untuk berinovasi karena popularitas TikTok melonjak. Perusahaan sebelumnya telah mengkloning fitur seperti Stories dari Snapchat dan Reels dari TikTok. Uji coba terbaru ini mewakili desain ulang yang lebih fundamental dari aplikasi inti.
Langkah selanjutnya: Jika uji coba berhasil meningkatkan keterlibatan, Facebook dapat memperluas tata letak video layar penuh ke lebih banyak wilayah, termasuk AS, pada tahun 2024. Namun, perusahaan belum berkomitmen untuk perubahan permanen dan akan mengevaluasi umpan balik pengguna sebelum membuat keputusan yang lebih luas.
Sources
- The VergeSecondary
Related
Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
AS Larang Impor Robot Bergerak Canggih, Termasuk Humanoid
T-Mobile Konfirmasi Gangguan Nasional, Ponsel Terjebak Mode SOS
Airbus A350-1000ULR Terbang 24 Jam Nonstop dari Australia ke Prancis
Perkiraan Belanja Google Melonjak ke $205 Miliar, Meresahkan Investor
WhatsApp Tambahkan Panggilan Terenkripsi di Versi Web
Sekolah Pasang Drone Semprot Cabai untuk Cegah Penembakan
Trending now
- Audi Perkenalkan SUV Flagship Q9 2027 untuk AS
- Kartel Meksiko Alihkan Produksi Metamfetamin ke Nigeria
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
- Laba SK Hynix Q2 Melonjak 557% ke Rekor Tertinggi
Comments
No comments yet. Be the first.