Antariksa

Eropa Alami Gerhana Matahari Terbaik sejak 1999

Published 13 Agu 2026, 07.561 min readNewUJ Editorial Desk

Eropa Alami Gerhana Matahari Terbaik sejak 1999
Photo: SpaceX · Unsplash
0 0
XWhatsAppTelegramLinkedIn

Gerhana matahari total melintasi sebagian Eropa pada 12 Agustus 2026, membuat wilayah Greenland, Spanyol utara, dan Islandia gelap gulita di siang hari. Jutaan penonton berkumpul untuk menyaksikan gerhana matahari total pertama yang terlihat dari kawasan itu sejak 1999, sementara negara-negara Eropa lainnya, termasuk Inggris dan Prancis, mengalami gerhana sebagian.

Peristiwa astronomi ini terjadi ketika Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari, untuk sementara menghalangi cahaya matahari dan menciptakan kegelapan singkat di wilayah yang terdampak. Gerhana ini menarik minat publik yang luas, dengan orang-orang bepergian ke jalur totalitas untuk mengamati fenomena langka tersebut.

Gerhana ini berdampak signifikan pada ekonomi lokal. Hotel-hotel di sebagian Islandia dan Spanyol utara memanfaatkan lonjakan pengunjung, dengan beberapa di antaranya mematok tarif lebih dari 1.000 dolar AS per malam. Para pengecer juga diuntungkan oleh peristiwa ini, karena ratusan orang mengantre di toko-toko untuk membeli kacamata gerhana matahari, yang penting untuk melihat matahari dengan aman selama gerhana.

Gerhana matahari total terakhir yang terlihat dari Eropa terjadi pada 1999, menjadikan ini peristiwa sekali dalam satu generasi bagi banyak penduduk. Gerhana 2026 sangat penting karena merupakan gerhana matahari total pertama yang melintasi benua Eropa dalam 27 tahun.

Gerhana matahari total berikutnya yang terlihat dari Eropa diperkirakan baru terjadi pada 2027, ketika gerhana lain akan melintasi sebagian Spanyol dan Afrika Utara. Namun, peristiwa 2026 akan dikenang karena visibilitasnya yang luas dan kerumunan besar yang menarik perhatian di berbagai negara.

Sources

Report / request removal

Related

Comments

No comments yet. Be the first.