Dana milik negara China beli hampir $9 miliar saham untuk dukung pasar
Dana yang didukung negara China telah mengucurkan jumlah rekor ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) teknologi utama sebagai bagian dari upaya intensif untuk menstabilkan pasar saham negara yang sedang merosot. Langkah ini menandai perluasan signifikan dari operasi penyelamatan pasar pemerintah, yang baru-baru ini mencakup pembelian saham dalam skala besar oleh investor yang disebut 'tim nasional'.
Aksi beli ini terutama mempengaruhi ETF CSI 500, sebuah dana yang melacak saham berkapitalisasi menengah dan berfokus pada teknologi, yang mencatat arus masuk bersih sekitar 8,9 miliar dolar AS dalam satu hari. Suntikan modal ini bertujuan untuk memperkuat kepercayaan investor dan menghentikan penurunan pasar yang berkepanjangan yang telah menghapus miliaran nilai dari ekuitas China.
Intervensi ini penting karena menandakan kekhawatiran Beijing yang semakin besar atas penurunan pasar saham, yang mengancam stabilitas ekonomi dan kekayaan rumah tangga. Dengan menargetkan saham teknologi, regulator juga berusaha mendukung sektor yang telah terpukul keras oleh penindakan regulasi dan pertumbuhan yang melambat.
Menurut laporan, dana milik negara membeli hampir $9 miliar saham di berbagai pasar pada hari Senin baru-baru ini, dengan ETF teknologi mencatat arus masuk harian terbesar yang pernah ada. Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC) telah berjanji untuk menjaga stabilitas pasar, dengan Ketua Wu Qing berjanji 'pasar yang stabil' saat indeks acuan A-share pulih setelah pembelian terkoordinasi.
Operasi penyelamatan ini menyusul serangkaian intervensi sebelumnya, termasuk pembelian oleh entitas milik negara di bulan-bulan sebelumnya, serta langkah-langkah kebijakan untuk meningkatkan likuiditas dan membatasi penjualan pendek. Pasar telah berada di bawah tekanan karena kombinasi faktor, termasuk krisis sektor properti, permintaan konsumen yang lemah, dan ketegangan geopolitik.
Ke depan, CSRC diperkirakan akan melanjutkan langkah-langkah dukungan pasarnya, dengan analis menyarankan bahwa pembelian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mempertahankan pemulihan. Efektivitas intervensi ini akan diawasi dengan ketat, karena menguji kemampuan pemerintah untuk menstabilkan pasar tanpa menggunakan langkah-langkah yang lebih drastis.
Sources
- Google News BusinessSecondary
Related
Dow Naik 670 Poin Berkat Laba Coca-Cola dan Sherwin-Williams
Nasdaq 100 Masuk Koreksi, Saham Chip Anjlok
Saham Corning Anjlok 16% Usai Laba, Hari Terburuk dalam 24 Tahun
Apple Tembus Valuasi $5 Triliun untuk Pertama Kalinya
Nasdaq 100 mendekati koreksi, kekhawatiran AI guncang investor
Harga Minyak Anjlok karena Harapan Damai AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan
Penjualan Saham AI Makin Dalam, Investor Lepas Produsen Chip
Pembuat Chip Anjlok 8%, Kekhawatiran AI Guncang Investor
Trending now
- Telur Organik Hasilkan Emisi Dua Kali Lipat dari Telur Kandang
- Audi Perkenalkan SUV Flagship Q9 2027 untuk AS
- Kartel Meksiko Alihkan Produksi Metamfetamin ke Nigeria
- Kenya Selidiki Kematian 15 Gajah di Taman Amboseli
- Biaya Pendanaan Pusat Data AI Meta Naik dalam Kesepakatan $14 Miliar dengan BlackRock
- Cyera akuisisi Oasis Security senilai $1 miliar, akuisisi ketiga tahun ini
- Misi Penyelamatan Swift NASA Alami Masalah Kontrol Sikap
- American Airlines Hentikan Semua Penerbangan Nasional Akibat Gangguan IT
Comments
No comments yet. Be the first.