Apple akan meluncurkan program sewa perangkat dengan Klarna
Apple akan meluncurkan program sewa perangkat baru bernama 'Apple Upgrade' bekerja sama dengan perusahaan teknologi keuangan Klarna, menurut laporan dari Bloomberg News. Program ini dijadwalkan diluncurkan minggu depan dan dirancang untuk meningkatkan penjualan dengan menawarkan alternatif pembelian langsung kepada pelanggan.
Program sewa ini akan memungkinkan konsumen menyewa iPhone dan Mac melalui Klarna, dengan opsi untuk meningkatkan ke model yang lebih baru setelah jangka waktu tertentu. Inisiatif ini terutama menargetkan pelanggan individu yang mungkin terhalang oleh biaya awal yang tinggi dari perangkat Apple, membuatnya lebih terjangkau melalui pembayaran bulanan.
Langkah ini penting karena dapat secara signifikan meningkatkan pangsa pasar Apple dengan menurunkan hambatan masuk untuk produk premiumnya. Ini juga mengintensifkan persaingan di ruang pembiayaan perangkat, di mana pesaing seperti Samsung dan Google sudah menawarkan program sewa atau upgrade serupa. Bagi Klarna, kemitraan dengan Apple merupakan dukungan besar yang dapat memperluas basis pengguna dan kredibilitasnya di pasar AS.
Menurut laporan Bloomberg, program ini diluncurkan minggu depan, meskipun tanggal spesifik tidak disebutkan. Laporan tersebut tidak mengungkapkan harga pasti atau persyaratan sewa, tetapi program serupa biasanya melibatkan pembayaran bulanan selama 12 atau 24 bulan dengan opsi upgrade setelah setengah masa berlaku.
Perkembangan ini mengikuti upaya Apple sebelumnya untuk merangsang penjualan melalui program tukar tambah dan rencana cicilan melalui Apple Card. Perusahaan telah mencari cara baru untuk mendorong upgrade di tengah perlambatan permintaan smartphone global. Kemitraan dengan Klarna, yang dikenal dengan layanan beli-sekarang-bayar-nanti, menandakan pergeseran menuju opsi pembiayaan yang lebih fleksibel.
Ke depannya, keberhasilan program akan tergantung pada adopsi konsumen dan bagaimana perbandingannya dengan penawaran yang ada dari operator dan produsen lain. Jika diterima dengan baik, program ini bisa menjadi bagian permanen dari strategi penjualan Apple dan berpotensi diperluas ke produk lain seperti iPad atau Apple Watch. Kemitraan ini juga mungkin menghadapi pengawasan regulasi karena layanan beli-sekarang-bayar-nanti semakin diawasi di berbagai yurisdiksi.
Sources
- Google News GlobalSecondary
- EngadgetSecondary
- Google News BusinessSecondary
- Google News TechnologySecondary
- Google News TechnologySecondary
- Google News TechnologySecondary
Related
China Mulai Produksi Alat Pembuat Chip DUV Imersi Buatan Sendiri
Taiwan Tahan Karyawan Nvidia dalam Penyelidikan Penyelundupan Chip ke China
Studi: Model di Hugging Face Mudah Buat Deepfake Porno
Apple Rencanakan MacBook Neo dengan RAM Lebih Besar dan Varian Warna
Apple Rilis iOS 26.6 dan macOS 26.6 dengan Perbaikan Keamanan
Spotify Alami Gangguan Besar Lagi
Verizon mengumumkan kesepakatan serat gelap senilai $1 miliar dengan Google untuk pusat data AI
iOS 26.6 kini tersedia untuk iPhone dengan perubahan ini
Trending now
- Samsung menjelaskan mengapa kacamata pintarnya akan lebih baik dari Meta
- Lebih banyak pesawat dilengkapi teknologi pendaratan darurat otomatis
- Penggemar PlayStation Usulkan Pemadaman PS5 atas Keputusan Disk Sony
- iPad Tahan Air Pertama Apple Akan Diluncurkan Akhir Tahun Ini
- OpenAI mengonfirmasi ChatGPT down di seluruh dunia
- Zidane Resmi Jadi Pelatih Timnas Prancis
- Dungeons & Dragons World of Warcraft Crossover Bocor Online
- Alat Hugging Face Digunakan untuk Menelanjangi Wanita dan Anak
Comments
No comments yet. Be the first.