Samsung akan memberikan pembaruan 5 tahun untuk Galaxy Watch 9 dan Ultra 2
Samsung telah mengumumkan bahwa jam tangan pintar terbarunya, Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2, akan menerima pembaruan perangkat lunak selama lima tahun. Perusahaan mengonfirmasi bahwa kedua perangkat akan didukung dengan pembaruan Wear OS hingga tahun 2031, menandai perpanjangan signifikan dari kebijakan pembaruan sebelumnya.
Komitmen ini berlaku untuk semua model Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 yang berjalan pada platform Wear OS milik Google. Ini berarti pengguna yang membeli jam tangan ini dapat mengharapkan fitur terbaru dan tambalan keamanan selama setengah dekade, menyelaraskan Samsung dengan periode dukungan yang lebih lama yang ditawarkan oleh pesaing seperti Apple.
Dukungan yang diperpanjang ini penting karena jam tangan pintar semakin banyak digunakan untuk pemantauan kesehatan dan konektivitas sehari-hari, sehingga pembaruan perangkat lunak jangka panjang sangat penting untuk keamanan dan fungsionalitas. Sebelumnya, Samsung hanya menawarkan tiga hingga empat tahun pembaruan untuk perangkat wearable-nya, sehingga perubahan ini merupakan peningkatan besar bagi konsumen.
Samsung tidak menyebutkan tanggal pasti dimulainya periode lima tahun tersebut, tetapi jam tangan ini dirilis pada tahun 2026, sehingga dukungan akan berlangsung setidaknya hingga tahun 2031. Perusahaan juga tidak menyebutkan apakah model lama akan menerima perlakuan serupa.
Langkah ini mengikuti tren industri yang lebih luas menuju dukungan perangkat lunak yang lebih lama, didorong oleh tekanan regulasi dan permintaan konsumen akan perangkat yang lebih tahan lama. Keputusan Samsung dapat mendorong produsen jam tangan pintar Android lainnya untuk memperpanjang komitmen pembaruan mereka sendiri. Galaxy Watch 9 dan Ultra 2 diharapkan menerima pembaruan Wear OS secara teratur, termasuk fitur baru dan tambalan keamanan, sepanjang jendela dukungan.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Apple Rilis iOS 26.6 dan macOS 26.6 dengan Perbaikan Keamanan
Spotify Alami Gangguan Besar Lagi
Verizon mengumumkan kesepakatan serat gelap senilai $1 miliar dengan Google untuk pusat data AI
iOS 26.6 kini tersedia untuk iPhone dengan perubahan ini
Antares mengumpulkan $470M untuk reaktor nuklir kecil bagi Angkatan Udara AS
Review Framework Laptop 13 Pro: Baterai Lebih Baik, Harga Lebih Mahal
Jajaran flagship Samsung 2027 bocor dengan kembalinya TriFold dan lainnya
Meta amankan kesepakatan pusat data rahasia di Louisiana, dapatkan semua permintaan
Trending now
- Spotify Alami Gangguan Besar Lagi
- Percakapan Claude pribadi terekspos di hasil pencarian Google dan Bing
- Verizon mengumumkan kesepakatan serat gelap senilai $1 miliar dengan Google untuk pusat data AI
- Pemadaman Xbox blokir game berbasis disk, tidak hanya digital
- Pengayaan laser dapat memproses ulang limbah nuklir menjadi bahan bakar reaktor
- Roket SpaceX Akan Tabrak Bulan dengan Kecepatan 5.400 MPH
- Microsoft Luncurkan Alat Keamanan AI yang Diklaim Ungguli Pesaing
- Apple Rilis iOS 26.6 dan macOS 26.6 dengan Perbaikan Keamanan
Comments
No comments yet. Be the first.