Produsen chip memori China meraih kekuatan di tengah ledakan AI, hadapi pengawasan AS
Produsen chip memori China semakin kuat berkat ledakan kecerdasan buatan, yang menarik perhatian lebih dari Amerika Serikat. Pertumbuhan pesat aplikasi AI telah mendorong permintaan chip memori, sektor di mana perusahaan China kini membuat kemajuan signifikan, menantang dominasi pemain mapan seperti Samsung dan SK Hynix dari Korea Selatan. Perkembangan ini penting karena dapat membentuk kembali lanskap semikonduktor global dan memperkuat persaingan teknologi antara AS dan China. Menurut laporan, perusahaan China seperti Yangtze Memory Technologies Corp (YMTC) dan ChangXin Memory Technologies (CXMT) memperluas produksi dan meningkatkan teknologi, bertujuan merebut pangsa pasar yang lebih besar untuk chip memori bandwidth tinggi (HBM) yang digunakan dalam sistem AI. AS telah memberlakukan kontrol ekspor pada chip dan peralatan canggih ke China, dan dorongan baru oleh produsen memori China ini dapat menyebabkan pembatasan lebih lanjut. Pemerintahan Biden telah memperketat aturan untuk mencegah China memperoleh teknologi semikonduktor mutakhir, tetapi perusahaan China berlomba mengembangkan kemampuan mereka sendiri. Langkah selanjutnya mungkin termasuk AS mempertimbangkan tindakan tambahan untuk membatasi akses China ke alat dan perangkat lunak pembuatan chip, sementara China terus berinvestasi besar-besaran dalam produksi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok asing. Hasil dari persaingan ini akan berdampak besar pada industri teknologi global dan kebijakan keamanan nasional.
Sources
- Google News BusinessSecondary
Related
Perplexity Luncurkan Alat Agen AI untuk PC Windows
China Mulai Produksi Alat Pembuat Chip DUV Imersi Buatan Sendiri
Taiwan Tahan Karyawan Nvidia dalam Penyelidikan Penyelundupan Chip ke China
Studi: Model di Hugging Face Mudah Buat Deepfake Porno
Apple Rencanakan MacBook Neo dengan RAM Lebih Besar dan Varian Warna
Apple Rilis iOS 26.6 dan macOS 26.6 dengan Perbaikan Keamanan
Spotify Alami Gangguan Besar Lagi
Verizon mengumumkan kesepakatan serat gelap senilai $1 miliar dengan Google untuk pusat data AI
Trending now
- Gunung Olympus Masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO Setelah Penantian 12 Tahun
- David Jonsson Pemeran Black Panther di Sekuel Marvel
- CEO Hugging Face Serukan Transparansi Setelah Peretasan OpenAI yang 'Belum Pernah Terjadi Sebelumnya'
- Astronot NASA Chris Williams Kembali ke Bumi Setelah Misi 8 Bulan
- iPad Tahan Air Pertama Apple Akan Diluncurkan Akhir Tahun Ini
- Qualcomm akan menaikkan harga chip dua digit mulai 1 September
- Makhluk laut dalam langka difilmkan meluncur di lepas pantai Chili
- Dungeons & Dragons World of Warcraft Crossover Bocor Online
Comments
No comments yet. Be the first.