Google Luncurkan API Play Age Signals untuk Kontrol Usia Orang Tua
Google pada 29 Juli 2026 mulai meluncurkan API Play Age Signals secara global, memberi pengembang cara untuk memperkirakan usia pengguna tanpa memerlukan identitas pemerintah atau pemeriksaan selfie.
Orang tua menetapkan rentang usia—misalnya, 16–17—untuk akun anak di aplikasi Family Link milik Google, dan API membagikan rentang tersebut ke aplikasi untuk menyesuaikan konten.
Pemerintah di seluruh dunia memberlakukan aturan verifikasi usia online yang lebih ketat. Beberapa negara bagian AS telah mengesahkan undang-undang yang menargetkan toko aplikasi, sementara yurisdiksi lain mewajibkan pemeriksaan ID untuk konten dewasa.
Google mengatakan rentang usia bersifat dinamis dan diperbarui secara otomatis seiring bertambahnya usia anak. Seorang anak berusia 13 tahun mungkin tetap dalam kelompok yang sama selama beberapa tahun sebelum naik ke level berikutnya.
Fitur ini sepenuhnya opsional; orang tua harus memilih untuk membagikan rentang usia dan dapat menonaktifkannya kapan saja.
Google menekankan bahwa tidak ada dokumen sensitif yang dikumpulkan, membedakan pendekatan ini dengan metode verifikasi yang lebih intrusif dan melindungi privasi pengguna sambil membantu kepatuhan terhadap peraturan.
API ini sebelumnya dalam versi beta dengan mitra terbatas sebelum ekspansi global pada 29 Juli. Pengembang mana pun di Google Play kini dapat meminta akses untuk mengintegrasikan API dan menawarkan fitur yang sesuai usia tanpa menangani identifikasi pribadi, meskipun Google tidak mengungkapkan angka adopsi atau tenggat waktu kepatuhan wajib.
Langkah ini menandai pergeseran industri yang lebih luas menuju alat jaminan usia di tingkat platform. Google memperkirakan API akan berkembang dengan masukan dan perkembangan regulasi, mengurangi fragmentasi bagi pengembang yang menghadapi berbagai undang-undang lokal.
Sources
- Ars TechnicaSecondary
Related
Laba Samsung Q2 Melonjak 1.814% Berkat Permintaan Chip AI
Google Godaik Pixel 11 Pro dengan Fitur Camera Bar Baru
Microsoft Konfirmasi Luncurkan Super App Copilot Tahun Ini
Robot China Tenaga Ritel Inggris, Geek+ Pasang 2.000 Unit
Zuckerberg: Meta akan luncurkan agen AI pribadi untuk miliaran orang
Saham Meta Anjlok 11% Usai Belanja AI Tembus $145 Miliar
Qualcomm Naikkan Harga Chip per 1 September Akibat Lonjakan Biaya
Saham Meta Anjlok 7% Usai Laba Q2 Tak Capai Target
Trending now
- Zuckerberg: Meta akan luncurkan agen AI pribadi untuk miliaran orang
- Meta amankan kesepakatan pusat data rahasia di Louisiana, dapatkan semua permintaan
- Jepang Impor Minyak Kanada Pertama Sejak 2025 via Pipa TMX
- Jason Cloth Ditangkap atas Dugaan Skema Ponzi $100 Juta
- Microsoft Jual AI Sendiri, Lebih Murah dari OpenAI dan Anthropic
- Laba Samsung Q2 Melonjak 1.814% Berkat Permintaan Chip AI
- China Dominasi AI Murah di Asia, AS Terpuruk di APEC
- Google Godaik Pixel 11 Pro dengan Fitur Camera Bar Baru
Comments
No comments yet. Be the first.