Google Izinkan Hapus Tanda Air AI
Google akan mengizinkan pengguna menghapus tanda air yang terlihat dari gambar dan video yang dihasilkan AI, demikian diumumkan perusahaan pada 14 Agustus 2026. Opsi ini akan mencakup model Nano Banana, Omni, dan Lyria yang menampilkan ikon berkilau untuk menandai keterlibatan AI, dan kemudian akan diperluas ke Gemini serta editor video Flow.
Pengaturan ini akan tersedia di sebagian besar wilayah, tetapi tidak di negara yang mewajibkan tanda air tetap ada. Wakil Presiden Google Josh Woodward mengatakan fitur ini diluncurkan "kecuali di negara-negara yang mewajibkan secara hukum untuk mempertahankannya," merujuk pada aturan transparansi AI Uni Eropa yang mewajibkan tanda air terlihat pada deepfake yang tampak asli. Korea Selatan memberlakukan persyaratan serupa pada 2026.
Tanda air yang terlihat membantu orang dengan cepat mengenali konten buatan AI, tetapi dapat mengganggu karya kreatif. Woodward menggambarkan langkah ini sebagai "menyeimbangkan antara kendali kreatif dan keamanan." Perlindungan tak terlihat tetap ada: tanda air SynthID dan metadata C2PA tidak dapat dimatikan, meski memeriksanya memerlukan langkah tambahan seperti bertanya pada chatbot atau mengunggah file ke portal.
Suno memperkenalkan alat transparansi yang menunjukkan saat lagu dibuat AI di platform lain. Anthropic menambahkan tanda air berbasis C2PA yang tak terlihat pada teks dan file yang dihasilkan Claude untuk mematuhi regulasi UE.
Sources
- EngadgetSecondary
Related
Apple dan Alibaba Latih Model AI untuk China
Apple Usulkan Potongan 5-15% untuk Pembayaran Eksternal App Store
Uber dan Pony.ai Kerahkan 2.000 Robotaxi di Eropa
120.000 Kamera ALPR Flock Picu Kontroversi
Hakim Perintahkan Google Permudah Instal Toko Aplikasi Saingan
X buka sumber algoritma peringkat, tambah alat transparansi shadowban
Saham Cisco Anjlok 9% Meski Raup Laba di Atas Ekspektasi
Apple Jajaki Kerja Sama Penerbit untuk Siri AI
Trending now
- Hacker Iran Serang Utilitas Air AS di 12 Negara Bagian
- Biaya Peluncuran Eropa Tiga Kali Lipat AS, SpaceX Dominan
- Kerentanan macOS Dieksploitasi Aktif untuk Pasang Penambang Kripto
- Lamborghini Luncurkan Revuelto SV, Mobil Produksi Terkuatnya
- Grup Bezos Beli Saham Minoritas Liverpool FC Senilai $7,1 Miliar
- AI NASA Prediksi Wilayah Aktif Matahari 12 Jam Lebih Awal
- Eksodus Eksekutif OpenAI Picu 'Bendera Merah Besar' Jelang IPO
- Pemilik Liverpool Jual 30% Saham Rp31,7 T ke Konsorsium Bezos
Comments
No comments yet. Be the first.